GT ON TERMMAX: MENGAPA POSISI PINJAMAN DIKEMAS SEBAGAI NFT?

Pinjaman USDC 10.000 dan pinjaman USDC 10.000 lainnya mungkin terdengar identik. Namun jika agunan, tingkat utang, dan waktu (timing) dari setiap posisi berbeda, maka sesungguhnya itu adalah dua profil utang yang berbeda.
Itulah mengapa saya menemukan Gearing Token, atau GT, salah satu detail yang paling menarik dalam desain TermMax.

GT adalah token ERC-721 yang mewakili satu posisi peminjaman individu. Alih-alih hanya mencatat berapa banyak yang terutang oleh sebuah wallet, GT menghubungkan posisi tersebut dengan agunan dan utangnya yang spesifik. Sederhananya, ini berfungsi seperti catatan utang yang ditokenisasi, di mana setiap NFT merepresentasikan posisi yang unik, bukan sesuatu yang sepenuhnya dapat dipertukarkan dengan NFT lainnya.

Misalnya, Alice menyetor agunan dan meminjam 10.000 USDC. Posisi miliknya dicatat dalam sebuah GT. Bob juga meminjam 10.000 USDC, tetapi dengan jumlah agunan yang berbeda. Utang nominal mereka sama, tetapi risiko dari posisi mereka tidak harus identik.

Bagian yang berguna adalah struktur ini memungkinkan TermMax memisahkan setiap pinjaman menjadi posisi yang didefinisikan dengan jelas, lengkap dengan statusnya masing-masing. Saat peminjam melunasi utangnya, agunan yang terkait dengan GT dapat dibuka (di-unlock). Tetapi GT tidak membuat pinjaman “aman secara default.” Jika LTV dari posisi mencapai ambang likuidasi pasar, agunan tetap dapat dilikuidasi.

Bagi saya, GT menarik bukan karena ia adalah sebuah NFT, melainkan karena NFT tersebut digunakan sebagai struktur data untuk posisi utang yang individual. Komprominya adalah pengguna tetap perlu memahami agunan, LTV, dan jatuh tempo (maturity) di balik GT. NFT yang dikemas dengan rapi tidak menghilangkan risiko kredit.

@TermMax #TermMax $TUT $ACE $GPS