FT pada dasarnya bekerja seperti obligasi zero-coupon di on-chain.

Logikanya cukup sederhana.

Misalkan FT yang, pada tanggal jatuh tempo, bisa ditukarkan menjadi 1 USDC, hari ini harganya lebih murah—misalnya 0,92 USDC.

Kamu membelinya dengan harga 0,92.

Tunggu sampai jatuh tempo.

Dan pada akhirnya kamu mendapatkan 1 USDC.

Perbedaan antara harga beli dan nilai nominal inilah yang membentuk imbal hasil tetap.

Artinya, TermMax tidak cuma mengatakan:

“Ini dia, imbal hasil tetap 8%.”

Di balik itu ada mekanisme penetapan harga yang spesifik untuk instrumen utang.

Dan yang paling saya suka adalah ini—suku bunganya bukan sekadar angka ajaib dari farming pool, melainkan akibat dari harga berapa kamu membeli $1 di masa depan saat ini.

Tentu saja, kata “fixed” tetap tidak berarti “bebas risiko”. Risiko pasar, jaminan, dan smart contract tetap ada.

Tapi desainnya menurut saya justru terasa sangat dekat dengan obligasi tradisional—hanya saja semuanya terjadi di on-chain.

Pertanyaan: apakah kamu akan membeli $1 dalam 6 bulan seharga $0,95 hari ini, kalau kamu paham semua risiko dari transaksi ini? 👀

@TermMax #TermMax