Bitcoin baru saja memancarkan sinyal yang tidak boleh diabaikan oleh para trader.

$BTC telah membukukan penutupan mingguan pertamanya di bawah moving average 200 minggu sejak bear market 2022.

Ini memang sangat signifikan, tetapi tidak otomatis berarti kita akan mengulang tahun 2022.

Saat itu, Bitcoin menembus di bawah 200WMA, bertahan di bawahnya selama berbulan-bulan, dan akhirnya merebut kembali level tersebut. Kali ini, BTC sudah menghabiskan periode yang panjang untuk menguji indikator tren besar ini.

200WMA juga telah bergeser dari level low-$60K pada pengujian awal menuju sekitar $64K saat ini.

Jadi, apa yang penting selanjutnya?

Satu penutupan mingguan di bawah 200WMA bisa saja hanya berarti hilangnya dukungan sementara.

Namun jika BTC terus menutup di bawah level tersebut dan berulang kali gagal merebut kembali area mid-$60K, setup ini akan menjadi jauh lebih mengkhawatirkan dan bisa mengarah pada kemerosotan tren jangka panjang yang lebih dalam.

Perbandingan dengan 2022 memang layak dipantau, tetapi belum seharusnya menjadi judul utama.

Uji yang sebenarnya itu sederhana:

๐Ÿ”น Bisakah $BTC merebut kembali 200WMA?
๐Ÿ”น Bisakah ia bertahan di atasnya pada penutupan mingguan?
๐Ÿ”น Atau apakah penembusan ini berubah menjadi pergeseran tren yang berkelanjutan?

Perhatikan upaya reclaim-nya. Perhatikan penutupan mingguan. ๐Ÿ‘€

#Bitcoin #BTC #crypto #BitcoinAnalysis #CryptoMarket