Imbal hasil obligasi AS mulai bergerak lebih dulu. Obligasi AS tenor 30 tahun menembus 5,33%, level tertinggi baru dalam 19 tahun; ditambah kekhawatiran terkait harga minyak dan inflasi, dana mulai ditarik keluar dari saham-saham chip: Nikkei 225 turun 1528 poin dalam sehari, dan futures Nasdaq juga ditekan ke bawah.
Reaksi di rantai datang begitu cepat. Di bStocks Binance, produk yang melakukan short tiga kali lipat justru naik duluan: $SOXSon 24j +20,3% (harga saat ini $4,53, volume sekitar $2,37 miliar), short tiga kali lipat Nasdaq $SQQQon +6,4%.
Ini bukan karena ada koin yang asal bergerak, melainkan faktor makro yang merembet ke rantai. Ketika imbal hasil pasar obligasi naik, saham teknologi dan chip yang valuasinya mahal yang pertama jadi sasaran; maka ETF short menjadi jalan keluar untuk lindung nilai berbasis sentimen.
Saya ingin mengawasi dua hal dari gelombang ini: pertama, apakah imbal hasil obligasi AS terus naik lagi atau tidak; kedua, apakah aksi jual chip itu murni sentimen harian atau sudah menjadi tren. ETF short 3x adalah produk berleveraged—naik cepat saat naik, dan turun juga cepat. Versi di rantai jumlah pemegangnya lebih sedikit, likuiditasnya tipis; mengejar harga tinggi mudah bikin tidak nyaman.
Menurutmu ini hanya pengungsian sementara untuk jangka pendek, atau tekanan dari pasar obligasi akan terus menular secara berkelanjutan ke aset berisiko?
Tokenisasi saham tidak sama dengan memegang saham secara langsung; harga di rantai 7×24 berbeda dari waktu perdagangan saham AS, sehingga ada gap. Likuiditas ETF short di rantai juga tipis—risiko mengejar harga dan risiko “pin” (lonjakan jarum) lebih besar. Leveraged 3x punya kerugian/biaya (loss) dan kurang cocok untuk dipegang lama. Hanya observasi pasar, bukan nasihat investasi.
#bStocks #RWA #宏观
Reaksi di rantai datang begitu cepat. Di bStocks Binance, produk yang melakukan short tiga kali lipat justru naik duluan: $SOXSon 24j +20,3% (harga saat ini $4,53, volume sekitar $2,37 miliar), short tiga kali lipat Nasdaq $SQQQon +6,4%.
Ini bukan karena ada koin yang asal bergerak, melainkan faktor makro yang merembet ke rantai. Ketika imbal hasil pasar obligasi naik, saham teknologi dan chip yang valuasinya mahal yang pertama jadi sasaran; maka ETF short menjadi jalan keluar untuk lindung nilai berbasis sentimen.
Saya ingin mengawasi dua hal dari gelombang ini: pertama, apakah imbal hasil obligasi AS terus naik lagi atau tidak; kedua, apakah aksi jual chip itu murni sentimen harian atau sudah menjadi tren. ETF short 3x adalah produk berleveraged—naik cepat saat naik, dan turun juga cepat. Versi di rantai jumlah pemegangnya lebih sedikit, likuiditasnya tipis; mengejar harga tinggi mudah bikin tidak nyaman.
Menurutmu ini hanya pengungsian sementara untuk jangka pendek, atau tekanan dari pasar obligasi akan terus menular secara berkelanjutan ke aset berisiko?
Tokenisasi saham tidak sama dengan memegang saham secara langsung; harga di rantai 7×24 berbeda dari waktu perdagangan saham AS, sehingga ada gap. Likuiditas ETF short di rantai juga tipis—risiko mengejar harga dan risiko “pin” (lonjakan jarum) lebih besar. Leveraged 3x punya kerugian/biaya (loss) dan kurang cocok untuk dipegang lama. Hanya observasi pasar, bukan nasihat investasi.
#bStocks #RWA #宏观
