🚨 TRUMP MENGANCAM OMAN — DAN SELAT HORMUZ BERADA DI PUSAT KRISIS
Presiden Donald Trump telah secara dramatis meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dengan memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa menyerang Oman jika negara Teluk itu mengganggu upaya Washington untuk menekan Iran dan mencapai kesepakatan damai.
Perselisihan ini berpusat pada Selat Hormuz, salah satu titik kemacetan energi paling strategis di dunia. Sebelum perang, lebih dari 130 kapal per hari secara rutin melintasi perairan itu; lalu lintas belakangan ini ambruk, memberikan tekanan tambahan pada pasar minyak dan gas. (The Wall Street Journal)
Oman menempati posisi yang sangat sensitif karena secara historis menjaga hubungan dengan Washington dan Teheran sekaligus serta bertindak sebagai perantara diplomatik. Meski beberapa pejabat AS memandang netralitas Muscat semakin bermasalah, pihak lain berpendapat bahwa hubungannya dengan Iran justru bisa menjadi faktor yang membuat negosiasi memungkinkan.
Bahaya yang lebih besar adalah bahwa sengketa diplomatik dapat berkembang menjadi konfrontasi langsung yang melibatkan negara Teluk lain — berpotensi memperluas perang yang sudah mengganggu pasokan energi global.
Bagi pasar keuangan, pertanyaan utamanya sederhana:
Seberapa tinggi harga minyak bisa naik jika diplomasi gagal dan Selat Hormuz tetap efektif tertutup?
#Trump #Oman #Iran #MiddleEast #Hormuz #Oil #Geopolitics #Energy #Markets
Presiden Donald Trump telah secara dramatis meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dengan memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa menyerang Oman jika negara Teluk itu mengganggu upaya Washington untuk menekan Iran dan mencapai kesepakatan damai.
Perselisihan ini berpusat pada Selat Hormuz, salah satu titik kemacetan energi paling strategis di dunia. Sebelum perang, lebih dari 130 kapal per hari secara rutin melintasi perairan itu; lalu lintas belakangan ini ambruk, memberikan tekanan tambahan pada pasar minyak dan gas. (The Wall Street Journal)
Oman menempati posisi yang sangat sensitif karena secara historis menjaga hubungan dengan Washington dan Teheran sekaligus serta bertindak sebagai perantara diplomatik. Meski beberapa pejabat AS memandang netralitas Muscat semakin bermasalah, pihak lain berpendapat bahwa hubungannya dengan Iran justru bisa menjadi faktor yang membuat negosiasi memungkinkan.
Bahaya yang lebih besar adalah bahwa sengketa diplomatik dapat berkembang menjadi konfrontasi langsung yang melibatkan negara Teluk lain — berpotensi memperluas perang yang sudah mengganggu pasokan energi global.
Bagi pasar keuangan, pertanyaan utamanya sederhana:
Seberapa tinggi harga minyak bisa naik jika diplomasi gagal dan Selat Hormuz tetap efektif tertutup?
#Trump #Oman #Iran #MiddleEast #Hormuz #Oil #Geopolitics #Energy #Markets