SEC membatalkan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebuah rapat mengenai regulasi kripto yang sudah dijadwalkan untuk bulan Agustus. SEC tidak memberikan penjelasan maupun tanggal baru.
Pasar menantikan definisi setelah berbulan-bulan tekanan pengadilan: SEC menyetujui ETF Bitcoin dan Ethereum, tetapi masih belum mempublikasikan kerangka regulasi yang jelas. Alih-alih melangkah dengan aturan yang konsisten, agensi tersebut memilih diam.
Rapat itu akan membahas topik-topik kunci: kriteria untuk mengklasifikasikan token sebagai sekuritas, persyaratan kustodian untuk bursa (exchanges), dan kemungkinan pengecualian. Semua yang saat ini masih menggantung secara hukum.
Pembatalan ini bukan kejadian terisolasi. Gedung Putih mengumumkan rapat dengan eksekutif kripto pada 19 Agustus, Senat menunda pemungutan suara atas RUU CLARITY hingga September, dan SEC meninjau enam ETF ber-leverage (komoditas) tanpa langsung menolaknya.
Semuanya mengarah pada satu hal: agensi itu sedang menunggu—bisa jadi tekanan menjelang pemilu (2024 adalah tahun pemilihan), strategi dalam jalur pengadilan, atau sekadar mereka tidak punya rencana.
Bitcoin diperdagangkan di 64.7K dengan bias bullish pada jangka pendek namun bearish pada tahunan. Fear Index naik dari 31 menjadi 41 dalam 24 jam.
Menurut kamu, apakah SEC menunggu hasil pemilu untuk menentukan sikapnya, atau mereka memang tidak punya rencana yang jelas untuk kripto? Tulis pendapatmu di kolom komentar.
#SECCancelsCryptoRulemakingMeeting
Pasar menantikan definisi setelah berbulan-bulan tekanan pengadilan: SEC menyetujui ETF Bitcoin dan Ethereum, tetapi masih belum mempublikasikan kerangka regulasi yang jelas. Alih-alih melangkah dengan aturan yang konsisten, agensi tersebut memilih diam.
Rapat itu akan membahas topik-topik kunci: kriteria untuk mengklasifikasikan token sebagai sekuritas, persyaratan kustodian untuk bursa (exchanges), dan kemungkinan pengecualian. Semua yang saat ini masih menggantung secara hukum.
Pembatalan ini bukan kejadian terisolasi. Gedung Putih mengumumkan rapat dengan eksekutif kripto pada 19 Agustus, Senat menunda pemungutan suara atas RUU CLARITY hingga September, dan SEC meninjau enam ETF ber-leverage (komoditas) tanpa langsung menolaknya.
Semuanya mengarah pada satu hal: agensi itu sedang menunggu—bisa jadi tekanan menjelang pemilu (2024 adalah tahun pemilihan), strategi dalam jalur pengadilan, atau sekadar mereka tidak punya rencana.
Bitcoin diperdagangkan di 64.7K dengan bias bullish pada jangka pendek namun bearish pada tahunan. Fear Index naik dari 31 menjadi 41 dalam 24 jam.
Menurut kamu, apakah SEC menunggu hasil pemilu untuk menentukan sikapnya, atau mereka memang tidak punya rencana yang jelas untuk kripto? Tulis pendapatmu di kolom komentar.
#SECCancelsCryptoRulemakingMeeting