$ETH #termmax TermMax memiliki kedalaman order book yang lebih baik daripada Pendle secara langsung, tetapi penundaan likuidasi membuat saya tidak berani memakai leverage
Setelah melihat pool pinjaman berjangka tetap milik TermMax, kesan pertama saya: proyek ini lebih detail dalam pemecahan saat jatuh tempo dibanding Pendle, dan pelepasan token TERM juga tidak secepat itu. Kedalaman untuk beberapa pool aset utama terlihat jelas; harga order yang dipasang tidak terlihat dibuat-buat. Namun arah subsidi cenderung konservatif—tarikan token TERM terhadap pool baru lebih rendah dari perkiraan saya.
Kalau dijadikan pembanding, Pendle memiliki AMM yang membuat proses penemuan harga lebih mulus, tetapi slippage untuk trader ritel justru terlihat kurang bagus. TermMax sebaliknya menggunakan order book; siapa yang memasang harga terlihat jelas. Di sinilah masalahnya: jika kedalaman tipis, arbitrase lintas-periode pada dasarnya menghilang. Jika insentif ve hanya dipusatkan pada tiga atau empat pool, termin yang kurang populer sulit mendapatkan volume, sehingga token TERM di pool-pool tersebut lebih seperti pajangan.
Yang benar-benar membuat saya ragu adalah mekanisme likuidasinya. Penundaan likuidasi TermMax lebih panjang daripada Notional; pada kondisi market yang “ditarik-ulur” (pin/insert), kerusakan pada aset jaminan akan lebih berat. Notional memang lebih tegas dalam likuidasi, tapi biaya/fee-nya cenderung tinggi. TermMax mencoba mensubsidi para pelikuidasi dengan token TERM, tetapi ambang batas yang ditetapkan tidak cukup cerdas—tidak ada yang mau mengambil untuk posisi dengan ukuran kecil. Ini tidak fatal, tetapi akan mengurungkan sebagian pemain yang ingin memakai leverage.
Kesimpulannya, logika produk TermMax masuk akal: keterikatan antara fixed term dan insentif token lebih terukur daripada Notional, dan mereka tidak memperlakukan token TERM sebagai mesin pencetak uang. Kekurangannya ada pada parameter dan likuiditas awal, bukan pada arah. Ke depannya, jika mereka bisa menyesuaikan insentif likuidasi dan market making untuk tenor lebih lanjut, barulah nilai token TERM patut dibuktikan.
@TermMax #TermMax
Setelah melihat pool pinjaman berjangka tetap milik TermMax, kesan pertama saya: proyek ini lebih detail dalam pemecahan saat jatuh tempo dibanding Pendle, dan pelepasan token TERM juga tidak secepat itu. Kedalaman untuk beberapa pool aset utama terlihat jelas; harga order yang dipasang tidak terlihat dibuat-buat. Namun arah subsidi cenderung konservatif—tarikan token TERM terhadap pool baru lebih rendah dari perkiraan saya.
Kalau dijadikan pembanding, Pendle memiliki AMM yang membuat proses penemuan harga lebih mulus, tetapi slippage untuk trader ritel justru terlihat kurang bagus. TermMax sebaliknya menggunakan order book; siapa yang memasang harga terlihat jelas. Di sinilah masalahnya: jika kedalaman tipis, arbitrase lintas-periode pada dasarnya menghilang. Jika insentif ve hanya dipusatkan pada tiga atau empat pool, termin yang kurang populer sulit mendapatkan volume, sehingga token TERM di pool-pool tersebut lebih seperti pajangan.
Yang benar-benar membuat saya ragu adalah mekanisme likuidasinya. Penundaan likuidasi TermMax lebih panjang daripada Notional; pada kondisi market yang “ditarik-ulur” (pin/insert), kerusakan pada aset jaminan akan lebih berat. Notional memang lebih tegas dalam likuidasi, tapi biaya/fee-nya cenderung tinggi. TermMax mencoba mensubsidi para pelikuidasi dengan token TERM, tetapi ambang batas yang ditetapkan tidak cukup cerdas—tidak ada yang mau mengambil untuk posisi dengan ukuran kecil. Ini tidak fatal, tetapi akan mengurungkan sebagian pemain yang ingin memakai leverage.
Kesimpulannya, logika produk TermMax masuk akal: keterikatan antara fixed term dan insentif token lebih terukur daripada Notional, dan mereka tidak memperlakukan token TERM sebagai mesin pencetak uang. Kekurangannya ada pada parameter dan likuiditas awal, bukan pada arah. Ke depannya, jika mereka bisa menyesuaikan insentif likuidasi dan market making untuk tenor lebih lanjut, barulah nilai token TERM patut dibuktikan.
@TermMax #TermMax