Mungkin eksperimen TermMax yang paling berharga tidak akan berakhir pada pinjaman dengan suku bunga tetap.
Ini bisa jadi yield curve yang selama ini DeFi belum benar-benar miliki.
Kebanyakan pengguna DeFi masih memikirkan yield sebagai satu angka saja:
“Berapa APY-nya sekarang?”
Tapi itu hanya memberitahumu harga modal hari ini.
Pasar dengan tenor tetap mengajukan pertanyaan yang jauh lebih menarik:
Berapa biaya modal untuk 30 hari, 90 hari, 180 hari, atau satu tahun?
Di situlah @TermMax mulai terlihat berbeda.
Setiap FT mewakili klaim yang terkait dengan jatuh tempo tertentu.
Jika pasar ada di berbagai tenor, maka setiap harga FT bisa menjadi titik data yang menunjukkan bagaimana pasar menilai waktu.
Bayangkan:
30D → 5.2%
90D → 5.8%
180D → 6.4%
1Y → 7.1%
Sekarang kamu tidak lagi hanya punya “satu suku bunga pinjaman.”
Kamu memiliki struktur tingkat suku bunga.
Dan Range Orders menambahkan dimensi lain.
Suku bunga 5% mungkin hanya punya likuiditas sebesar $100K.
Pada 5.5%, muncul likuiditas tambahan sebesar $500K.
Pada 7%, bisa tersedia beberapa juta.
Jadi pasar tidak hanya memberitahumu berapa biaya modal.
Pasar juga memberitahumu berapa banyak modal yang ada pada tiap harga.
Ini bisa menjadi sangat berguna.
Seorang peminjam bisa membandingkan apakah mengunci pendanaan selama 90 hari atau 180 hari lebih masuk akal.
Sebuah treasury DAO bisa memutuskan berapa lama untuk mengalokasikan stablecoin yang menganggur.
Sebuah vault bisa membandingkan yield-nya sendiri dengan benchmark suku bunga tetap, bukan sekadar mengatakan “APY kami 8%.”
Produk terstruktur pun pada akhirnya bisa menggunakan kurva tenor tetap sebagai acuan penetapan harga.
Inilah sebabnya saya pikir eksperimen TermMax yang lebih besar bisa melampaui sekadar lending.
DeFi sudah tahu cara memberi harga token.
Saat ini DeFi semakin baik dalam memberi harga risiko.
Tapi DeFi masih kesulitan memberi harga satu hal dengan jelas:
waktu.
Jika TermMax bisa membangun likuiditas yang dalam untuk berbagai tenor, output terpentingnya mungkin bukan pinjamannya sendiri.
Output itu mungkin kurva yang memberi tahu seluruh DeFi berapa nilai modal pada titik waktu yang berbeda.
Dan itu jauh lebih besar daripada sekadar menawarkan fixed APY.
Apa yang terjadi ketika DeFi akhirnya mendapatkan real on-chain yield curve?
@TermMax #TermMax
Ini bisa jadi yield curve yang selama ini DeFi belum benar-benar miliki.
Kebanyakan pengguna DeFi masih memikirkan yield sebagai satu angka saja:
“Berapa APY-nya sekarang?”
Tapi itu hanya memberitahumu harga modal hari ini.
Pasar dengan tenor tetap mengajukan pertanyaan yang jauh lebih menarik:
Berapa biaya modal untuk 30 hari, 90 hari, 180 hari, atau satu tahun?
Di situlah @TermMax mulai terlihat berbeda.
Setiap FT mewakili klaim yang terkait dengan jatuh tempo tertentu.
Jika pasar ada di berbagai tenor, maka setiap harga FT bisa menjadi titik data yang menunjukkan bagaimana pasar menilai waktu.
Bayangkan:
30D → 5.2%
90D → 5.8%
180D → 6.4%
1Y → 7.1%
Sekarang kamu tidak lagi hanya punya “satu suku bunga pinjaman.”
Kamu memiliki struktur tingkat suku bunga.
Dan Range Orders menambahkan dimensi lain.
Suku bunga 5% mungkin hanya punya likuiditas sebesar $100K.
Pada 5.5%, muncul likuiditas tambahan sebesar $500K.
Pada 7%, bisa tersedia beberapa juta.
Jadi pasar tidak hanya memberitahumu berapa biaya modal.
Pasar juga memberitahumu berapa banyak modal yang ada pada tiap harga.
Ini bisa menjadi sangat berguna.
Seorang peminjam bisa membandingkan apakah mengunci pendanaan selama 90 hari atau 180 hari lebih masuk akal.
Sebuah treasury DAO bisa memutuskan berapa lama untuk mengalokasikan stablecoin yang menganggur.
Sebuah vault bisa membandingkan yield-nya sendiri dengan benchmark suku bunga tetap, bukan sekadar mengatakan “APY kami 8%.”
Produk terstruktur pun pada akhirnya bisa menggunakan kurva tenor tetap sebagai acuan penetapan harga.
Inilah sebabnya saya pikir eksperimen TermMax yang lebih besar bisa melampaui sekadar lending.
DeFi sudah tahu cara memberi harga token.
Saat ini DeFi semakin baik dalam memberi harga risiko.
Tapi DeFi masih kesulitan memberi harga satu hal dengan jelas:
waktu.
Jika TermMax bisa membangun likuiditas yang dalam untuk berbagai tenor, output terpentingnya mungkin bukan pinjamannya sendiri.
Output itu mungkin kurva yang memberi tahu seluruh DeFi berapa nilai modal pada titik waktu yang berbeda.
Dan itu jauh lebih besar daripada sekadar menawarkan fixed APY.
Apa yang terjadi ketika DeFi akhirnya mendapatkan real on-chain yield curve?
@TermMax #TermMax