Saya terus kembali ke satu detail dalam desain TermMax yang biasanya dilewatkan oleh kebanyakan pengguna baru: sebuah pinjaman dengan suku bunga tetap yang hanya sekali ditetapkan justru dipecah menjadi tiga token terpisah, bukan satu. Ada Fixed-Rate Token, X Token, dan Gearing Token, dan masing-masing punya tugas berbeda. FT berperilaku seperti obligasi zero-coupon. Anda membelinya dengan diskon, menebusnya pada nilai nominal di tanggal jatuh tempo, dan selisih antara dua angka itu adalah imbal hasil Anda—ditetapkan sejak saat Anda membelinya. XT ada murni untuk menjaga matematika tetap seimbang: pada setiap titik sebelum jatuh tempo, satu FT ditambah satu XT sama dengan satu full debt token, dan begitu jatuh tempo tiba, XT menjadi nol sementara FT menjadi bisa ditebus. GT adalah posisinya sendiri—jaminan dan utang dibungkus menjadi satu catatan yang dapat diperdagangkan.
Kenapa tidak sekadar memakai satu token pinjaman seperti yang dilakukan kebanyakan money market? Karena menggabungkan jaminan, pokok, dan bunga ke dalam satu instrumen membuat tiap komponennya menjadi kurang likuid jika berdiri sendiri. Memisahkannya memungkinkan pemberi pinjaman menjual hanya eksposur imbal hasil, memungkinkan peminjam memperdagangkan bagian bunga dari utangnya secara mandiri, dan memungkinkan posisi yang memakai leverage untuk dialihkan sebagai satu unit tanpa harus membongkar seluruh pinjaman. Saya pikir inilah alasan sebenarnya mengapa TermMax bisa mendukung leverage satu klik: GT sudah berisi semuanya yang dibutuhkan strategi berulang dalam satu pembungkus.
Ada sisi praktisnya juga. Karena GT melacak baik jaminan maupun utang dari satu posisi, seorang peminjam bisa menambah jaminan, melunasi sebagian utang, atau menyesuaikan pinjaman tanpa menyentuh pasar FT, dan posisinya tetap utuh sebagai satu catatan sepanjang waktu.
Hal yang belum pernah saya lihat terbukti adalah apakah tiga token dibanding satu benar-benar meningkatkan efisiensi modal bagi pengguna rata-rata, atau apakah itu lebih banyak menguntungkan pelaku yang canggih yang tahu cara memperdagangkan FT dan XT secara terpisah. Bagi pemberi pinjaman pemula yang sekadar memarkir USDC, lapisan token tambahan itu tidak terlihat. Bagi market maker yang menjalankan range orders di TermMax, itulah inti persoalannya
@TermMax #TermMax $VELVET $BTW $PORTAL
Kenapa tidak sekadar memakai satu token pinjaman seperti yang dilakukan kebanyakan money market? Karena menggabungkan jaminan, pokok, dan bunga ke dalam satu instrumen membuat tiap komponennya menjadi kurang likuid jika berdiri sendiri. Memisahkannya memungkinkan pemberi pinjaman menjual hanya eksposur imbal hasil, memungkinkan peminjam memperdagangkan bagian bunga dari utangnya secara mandiri, dan memungkinkan posisi yang memakai leverage untuk dialihkan sebagai satu unit tanpa harus membongkar seluruh pinjaman. Saya pikir inilah alasan sebenarnya mengapa TermMax bisa mendukung leverage satu klik: GT sudah berisi semuanya yang dibutuhkan strategi berulang dalam satu pembungkus.
Ada sisi praktisnya juga. Karena GT melacak baik jaminan maupun utang dari satu posisi, seorang peminjam bisa menambah jaminan, melunasi sebagian utang, atau menyesuaikan pinjaman tanpa menyentuh pasar FT, dan posisinya tetap utuh sebagai satu catatan sepanjang waktu.
Hal yang belum pernah saya lihat terbukti adalah apakah tiga token dibanding satu benar-benar meningkatkan efisiensi modal bagi pengguna rata-rata, atau apakah itu lebih banyak menguntungkan pelaku yang canggih yang tahu cara memperdagangkan FT dan XT secara terpisah. Bagi pemberi pinjaman pemula yang sekadar memarkir USDC, lapisan token tambahan itu tidak terlihat. Bagi market maker yang menjalankan range orders di TermMax, itulah inti persoalannya
@TermMax #TermMax $VELVET $BTW $PORTAL
