Pada grafik perdagangan candlestick, setiap batang individual mewakili jangka waktu yang dipilih (seperti 15 menit, 1 jam, atau 1 hari) dan merinci empat titik harga utama: Open, High, Low, dan Close (OHLC).

​Komponen Utama dari Grafik

​Badan Candlestick:

​Hijau (Bullish): Harga ditutup lebih tinggi daripada saat dibuka, menunjukkan kendali bersih dari pembeli.

​Merah (Bearish): Harga ditutup lebih rendah daripada saat dibuka, menunjukkan dominasi bersih dari penjual.

​Sumbu (Wicks/Shadows): Garis vertikal tipis yang memanjang di atas dan di bawah badan candlestick merepresentasikan harga tertinggi dan terendah yang dicapai selama periode tersebut.

​Bilah Volume: Batang vertikal di bagian bawah mengukur total aktivitas perdagangan. Volume yang tinggi mengonfirmasi keyakinan kuat pasar selama terjadinya terobosan harga (breakout) atau pembalikan tren.

​Alat Analisis Teknis Utama

​Support & Resistance: Level harga di mana minat beli cukup kuat untuk menghentikan penurunan (support) atau tekanan jual menghentikan pergerakan naik (resistance).

​Moving Averages (SMA / EMA): Garis yang ditumpangkan pada grafik untuk meratakan fluktuasi harga guna menunjukkan arah tren yang lebih luas (misalnya moving average 50 hari atau 200 hari).

​Indikator Momentum (RSI / MACD): Alat yang mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga untuk menandai apakah Bitcoin berada di area overbought (terlalu beli) atau oversold (terlalu jual).
$BITCOIN #StrategySellsStockToRepurchasePreferred #USMemoryStocksExtendGainsSanDiskUp10.5% #DOJProbesA16zOverRivalAIBoardSeats #DollarHits3MonthLow #VIXFallsTo2026Low