Awalnya saya mengira protokol berbasis suku bunga tetap selalu menyisakan tumpukan besar modal yang tidak menghasilkan apa-apa saat menunggu peminjam.

Menghabiskan waktu untuk melihat desainnya, saya justru melihat yang sebaliknya. Modal yang tidak dipinjam tidak menganggur.

Modal tersebut secara otomatis dipindahkan ke pasar berbasis suku bunga mengambang agar terus menghasilkan hingga muncul peminjam dengan suku bunga tetap. Penyedia likuiditas tidak lagi menghadapi pilihan sulit antara mengunci suku bunga dan menahan uang menganggur. Dua sisi tetap terhubung tanpa memaksa adanya trade-off tersebut.

Saya terus bertanya-tanya seberapa bersih proses serah-terimanya ketika suku bunga di sisi mengambang berubah secara mendadak.

Batas yang lebih dalam di pasar suku bunga tetap adalah masalah pencocokan, ataukah sekadar biaya modal yang tetap tidak terpakai?

#termmax @TermMax