SNDK sekarang di sekitar 1681u. Kenaikan di depan yang sempat menembus tinggi, lalu bagian itu seolah sudah “dihantam balik”. Gelombang ini sempat digerakkan terus sampai puncak 1826, tapi kemarin muncul satu candle dengan ekor panjang ke atas: tepat di atas 1800 langsung dipukul kembali ke 1686. Hari ini masih terus mengikis ke bawah—harga sudah tertekan di bawah garis 20 di 1703 dan garis 50 di 1742. Dalam 4 jam, dari enam candle, empat bergerak melemah; arah harian juga sudah beralih menjadi turun.
Kalau struktur sudah jebol, maka harus mengikuti logika setelah tembus. Kuncinya ada pada posisi/holding: dalam satu hari terakhir holding naik 15%, tapi dalam 7 jam terakhir justru menyusut hampir 7%—harga turun, posisi dicabut. Ini menunjukkan kubu long tidak sedang menangkap (mengambil) load, melainkan sedang kabur. Di posisi seperti ini memang paling tidak nyaman: penurunan belum tentu langsung ganas, tapi cenderung terus mengikis ke bawah dengan candle-candle bearish yang berkepanjangan.
Dari sisi order book, ada sedikit nuansa “coba-coba bottoming”: pembelian agresif mendominasi 52%, dan aktivitas perdagangan dalam tujuh jam terakhir juga naik sekitar 35%. Batas beli (buy wall) pada spot layer dua puluh tingkat juga terlihat sedikit lebih tebal. Namun dengan kekuatan buy-side yang segini saja, paling banter itu hanya ada yang coba tangan—tidak cukup untuk menopang perbaikan tren. Ditambah lagi biaya pendanaan (fee) terus-menerus negatif, di sisi kontrak justru kubu short yang jadi pemeran utama. Kenaikan kali ini sejak awal memang tidak bertumpu pada long ber-leverage. Setelah tembus, tidak akan ada penurunan cepat berantai seperti panic liquidation yang meledak—melainkan akan pelan-pelan mengikis turun.
Sikap saya sangat jelas: ritme kubu long di gelombang ini sudah selesai. Sekarang saya lebih condong bersikap bearish. Setiap rebound anggap dulu sebagai rebound, jangan kejar long; apalagi di awal setelah tembus, jangan buru-buru sambil mengambil “pisau jatuh”. Tunggu sampai harga kembali berdiri di atas garis 20 dan holding stabil lalu mulai naik lagi—barulah saat itu tren benar-benar kembali, dan nanti kita lihat.
#sndk $SNDK
Kalau struktur sudah jebol, maka harus mengikuti logika setelah tembus. Kuncinya ada pada posisi/holding: dalam satu hari terakhir holding naik 15%, tapi dalam 7 jam terakhir justru menyusut hampir 7%—harga turun, posisi dicabut. Ini menunjukkan kubu long tidak sedang menangkap (mengambil) load, melainkan sedang kabur. Di posisi seperti ini memang paling tidak nyaman: penurunan belum tentu langsung ganas, tapi cenderung terus mengikis ke bawah dengan candle-candle bearish yang berkepanjangan.
Dari sisi order book, ada sedikit nuansa “coba-coba bottoming”: pembelian agresif mendominasi 52%, dan aktivitas perdagangan dalam tujuh jam terakhir juga naik sekitar 35%. Batas beli (buy wall) pada spot layer dua puluh tingkat juga terlihat sedikit lebih tebal. Namun dengan kekuatan buy-side yang segini saja, paling banter itu hanya ada yang coba tangan—tidak cukup untuk menopang perbaikan tren. Ditambah lagi biaya pendanaan (fee) terus-menerus negatif, di sisi kontrak justru kubu short yang jadi pemeran utama. Kenaikan kali ini sejak awal memang tidak bertumpu pada long ber-leverage. Setelah tembus, tidak akan ada penurunan cepat berantai seperti panic liquidation yang meledak—melainkan akan pelan-pelan mengikis turun.
Sikap saya sangat jelas: ritme kubu long di gelombang ini sudah selesai. Sekarang saya lebih condong bersikap bearish. Setiap rebound anggap dulu sebagai rebound, jangan kejar long; apalagi di awal setelah tembus, jangan buru-buru sambil mengambil “pisau jatuh”. Tunggu sampai harga kembali berdiri di atas garis 20 dan holding stabil lalu mulai naik lagi—barulah saat itu tren benar-benar kembali, dan nanti kita lihat.
#sndk $SNDK