Berita besar dari Korea Selatan hari ini. Jeonbuk Bank, salah satu bank regional besar, baru saja bermitra dengan Ripple untuk menghadirkan pembayaran lintas negara yang lebih cepat bagi nasabah bisnisnya.
Berikut alasannya: saat ini, mengirim uang ke luar negeri melalui sistem lama SWIFT bisa memakan waktu beberapa hari, berpindah dari satu bank ke bank lainnya sepanjang proses. Dengan Ripple Payments, transfer tersebut dapat terselesaikan dalam hitungan detik hingga menit, dan sistemnya berjalan 24/7, bahkan pada akhir pekan dan hari libur.
Pihak bank mengatakan ini ditujukan bagi bisnis yang berurusan dengan perpindahan uang internasional sepanjang waktu, seperti perusahaan import-export, startup teknologi, dan kreator online yang menerima pembayaran dari luar negeri.
Ini sebenarnya merupakan kemitraan ketiga Ripple di Korea Selatan tahun ini, setelah kerja sama dengan Kyobo Life Insurance dan Kbank. Ini menunjukkan Ripple sedang membangun momentum nyata dengan institusi keuangan Korea.
Satu detail jujur yang penting diketahui: Ripple belum mengonfirmasi apakah transfer ini benar-benar akan menggunakan XRP atau stablecoin RLUSD untuk penyelesaian transaksi. Ini perbedaan penting jika Anda memantau dampak khusus untuk XRP. Bahkan, XRP justru sempat turun di bawah $1 pagi ini—level terendahnya sejak akhir 2024—meski kabar ini baru diumumkan, karena pasar belum yakin aset mana yang bekerja di balik layar.
Namun, bank lain yang mulai menggunakan teknologi Ripple merupakan langkah nyata menuju bagaimana uang dapat bergerak lintas negara di masa depan.
Berikut alasannya: saat ini, mengirim uang ke luar negeri melalui sistem lama SWIFT bisa memakan waktu beberapa hari, berpindah dari satu bank ke bank lainnya sepanjang proses. Dengan Ripple Payments, transfer tersebut dapat terselesaikan dalam hitungan detik hingga menit, dan sistemnya berjalan 24/7, bahkan pada akhir pekan dan hari libur.
Pihak bank mengatakan ini ditujukan bagi bisnis yang berurusan dengan perpindahan uang internasional sepanjang waktu, seperti perusahaan import-export, startup teknologi, dan kreator online yang menerima pembayaran dari luar negeri.
Ini sebenarnya merupakan kemitraan ketiga Ripple di Korea Selatan tahun ini, setelah kerja sama dengan Kyobo Life Insurance dan Kbank. Ini menunjukkan Ripple sedang membangun momentum nyata dengan institusi keuangan Korea.
Satu detail jujur yang penting diketahui: Ripple belum mengonfirmasi apakah transfer ini benar-benar akan menggunakan XRP atau stablecoin RLUSD untuk penyelesaian transaksi. Ini perbedaan penting jika Anda memantau dampak khusus untuk XRP. Bahkan, XRP justru sempat turun di bawah $1 pagi ini—level terendahnya sejak akhir 2024—meski kabar ini baru diumumkan, karena pasar belum yakin aset mana yang bekerja di balik layar.
Namun, bank lain yang mulai menggunakan teknologi Ripple merupakan langkah nyata menuju bagaimana uang dapat bergerak lintas negara di masa depan.
