Grayscale telah menyatakan bahwa stabilisasi harga Bitcoin saat ini dapat menandakan berakhirnya fase pasar beruang.
Mengutip laporan riset terbaru oleh Kepala Riset Grayscale Zach Pandl pada Rabu (12 Agustus), perusahaan tersebut mengatakan bahwa volatilitas harga jangka pendek tidak mengubah tren adopsi Bitcoin jangka panjang, yang diperkirakan akan terus berkembang.
Grayscale mengidentifikasi tiga pendorong utama yang mendukung pertumbuhan struktural dalam adopsi ini.
Pertama adalah lonjakan utang pemerintah (sovereign debt), yang meningkatkan risiko inflasi yang persisten dan pelemahan nilai mata uang fiat. Kondisi ini dapat mendorong investor untuk beralih ke aset langka seperti Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan potensi lindung nilai terhadap depresiasi mata uang.
Faktor kedua adalah perkembangan stablecoin dan tokenisasi aset yang cepat, yang mendorong integrasi yang lebih dalam dari infrastruktur blockchain ke dalam sistem keuangan tradisional. Hal ini memudahkan institusi keuangan arus utama untuk memperdagangkan dan menyimpan (custody) Bitcoin dalam kerangka yang teregulasi.
Pendorong ketiga adalah pergeseran alokasi portofolio lintas generasi, karena investor yang lebih muda menunjukkan minat yang jauh lebih besar pada aset digital.
Grayscale memperkirakan institusi, platform pengelolaan kekayaan, dan investor individu akan semakin memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio investasi mereka melalui produk berbasis pertukaran (exchange-traded products/ETPs) dan kendaraan investasi serupa. #BTC #Grayscale $BTC
Mengutip laporan riset terbaru oleh Kepala Riset Grayscale Zach Pandl pada Rabu (12 Agustus), perusahaan tersebut mengatakan bahwa volatilitas harga jangka pendek tidak mengubah tren adopsi Bitcoin jangka panjang, yang diperkirakan akan terus berkembang.
Grayscale mengidentifikasi tiga pendorong utama yang mendukung pertumbuhan struktural dalam adopsi ini.
Pertama adalah lonjakan utang pemerintah (sovereign debt), yang meningkatkan risiko inflasi yang persisten dan pelemahan nilai mata uang fiat. Kondisi ini dapat mendorong investor untuk beralih ke aset langka seperti Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan potensi lindung nilai terhadap depresiasi mata uang.
Faktor kedua adalah perkembangan stablecoin dan tokenisasi aset yang cepat, yang mendorong integrasi yang lebih dalam dari infrastruktur blockchain ke dalam sistem keuangan tradisional. Hal ini memudahkan institusi keuangan arus utama untuk memperdagangkan dan menyimpan (custody) Bitcoin dalam kerangka yang teregulasi.
Pendorong ketiga adalah pergeseran alokasi portofolio lintas generasi, karena investor yang lebih muda menunjukkan minat yang jauh lebih besar pada aset digital.
Grayscale memperkirakan institusi, platform pengelolaan kekayaan, dan investor individu akan semakin memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio investasi mereka melalui produk berbasis pertukaran (exchange-traded products/ETPs) dan kendaraan investasi serupa. #BTC #Grayscale $BTC