$HK1810 laba bersih anjlok 42% tapi harga saham justru harus naik? Laporan keuangan Xiaomi ini menyimpan apa?
Pada 18 Agustus setelah penutupan perdagangan saham Hong Kong, Xiaomi merilis laporan keuangan Q2 2026—pendapatan 108,9 miliar yuan, turun 6,1% year-on-year namun tetap melampaui angka 100 miliar; laba bersih yang disesuaikan mencapai 6,219 miliar yuan, atau anjlok 42,6% year-on-year.
Sekilas terlihat suram, tapi harga saham justru hanya turun 1,7% di perdagangan pra-buka—pasar sedang menunggu apa?
Sudah tuntas masalah negatif atau masih akan terus menguji titik terendah?
Penyebab utama laba bersih yang merosot adalah kenaikan harga chip memori yang menggerus margin kotor ponsel secara langsung—volume pengiriman ponsel Q2 turun 26% year-on-year menjadi 31,2 juta unit, sementara margin kotor tertekan hingga sekitar 8,2%, turun lebih dari 3 poin persentase.
Namun, kemungkinan skenario terburuk sudah lewat—kenaikan harga kontrak DRAM dan NAND di Q3 sudah jelas melambat, dan harga spot terlihat memuncak pada Maret-April lalu terus menurun.
Mobil adalah sorotan terbesar: pendapatan kendaraan listrik Q2 diperkirakan mencapai 25,6 miliar yuan, dengan margin kotor stabil di atas 20%. Tetapi target pengiriman 550 ribu unit sepanjang tahun hingga akhir Juli baru terealisasi 390 ribu; pada paruh kedua, rata-rata pengiriman per bulan perlu mencapai 67 ribu unit, lebih dari dua kali lipat dibanding Juli.
Goldman Sachs menyatakan “jurang laba sudah terlihat”, dan CICC mempertahankan target harga 37 HKD. Konsensus institusi sangat jelas—margin kotor ponsel mulai mentok (titik terbawah), skala mobil mulai naik, dan percepatan monetisasi AI; yang terburuk ada di Q1-Q2, sementara paruh kedua adalah titik balik.
Saran strategi:
Setelah rilis laporan, jika harga saham terkoreksi ke 25,5-26,0 HKD, pertimbangkan buy on dip; stop loss di 24,5; target 30,0. Jika langsung loncat naik ke atas 28,5 tanpa volume yang cukup, coba jual short dengan posisi ringan; stop loss 29,5; target 26,5.
Kunci ada di konferensi telepon—jika mempertahankan target pengiriman 550 ribu unit dan proyeksi margin kotor ponsel tetap optimistis, maka itu benar-benar titik balik. Data memang buruk, tetapi pasar biasanya memperdagangkan ekspektasi, bukan apa yang sudah terjadi.
$TENCENT
Pada 18 Agustus setelah penutupan perdagangan saham Hong Kong, Xiaomi merilis laporan keuangan Q2 2026—pendapatan 108,9 miliar yuan, turun 6,1% year-on-year namun tetap melampaui angka 100 miliar; laba bersih yang disesuaikan mencapai 6,219 miliar yuan, atau anjlok 42,6% year-on-year.
Sekilas terlihat suram, tapi harga saham justru hanya turun 1,7% di perdagangan pra-buka—pasar sedang menunggu apa?
Sudah tuntas masalah negatif atau masih akan terus menguji titik terendah?
Penyebab utama laba bersih yang merosot adalah kenaikan harga chip memori yang menggerus margin kotor ponsel secara langsung—volume pengiriman ponsel Q2 turun 26% year-on-year menjadi 31,2 juta unit, sementara margin kotor tertekan hingga sekitar 8,2%, turun lebih dari 3 poin persentase.
Namun, kemungkinan skenario terburuk sudah lewat—kenaikan harga kontrak DRAM dan NAND di Q3 sudah jelas melambat, dan harga spot terlihat memuncak pada Maret-April lalu terus menurun.
Mobil adalah sorotan terbesar: pendapatan kendaraan listrik Q2 diperkirakan mencapai 25,6 miliar yuan, dengan margin kotor stabil di atas 20%. Tetapi target pengiriman 550 ribu unit sepanjang tahun hingga akhir Juli baru terealisasi 390 ribu; pada paruh kedua, rata-rata pengiriman per bulan perlu mencapai 67 ribu unit, lebih dari dua kali lipat dibanding Juli.
Goldman Sachs menyatakan “jurang laba sudah terlihat”, dan CICC mempertahankan target harga 37 HKD. Konsensus institusi sangat jelas—margin kotor ponsel mulai mentok (titik terbawah), skala mobil mulai naik, dan percepatan monetisasi AI; yang terburuk ada di Q1-Q2, sementara paruh kedua adalah titik balik.
Saran strategi:
Setelah rilis laporan, jika harga saham terkoreksi ke 25,5-26,0 HKD, pertimbangkan buy on dip; stop loss di 24,5; target 30,0. Jika langsung loncat naik ke atas 28,5 tanpa volume yang cukup, coba jual short dengan posisi ringan; stop loss 29,5; target 26,5.
Kunci ada di konferensi telepon—jika mempertahankan target pengiriman 550 ribu unit dan proyeksi margin kotor ponsel tetap optimistis, maka itu benar-benar titik balik. Data memang buruk, tetapi pasar biasanya memperdagangkan ekspektasi, bukan apa yang sudah terjadi.
$TENCENT
