【Kabar Panas|Saham AS Dua Hari Merah Beruntun, Namun Chip Memori Justru Melonjak】

Pada 17 Agustus, tiga indeks saham utama AS ditutup turun untuk hari perdagangan kedua berturut-turut. Dow Jones mencetak level terendah dalam dua minggu, sedangkan S&P 500 turun 0,52% menjadi 7745,06 poin.

Penyebab utama pelemahan indeks adalah jendela perundingan AS-Iran yang berakhir dan prospek perjanjian jangka panjang kedua negara yang suram. Risiko geopolitik menekan sentimen pasar, sementara "Tujuh raksasa teknologi" semuanya jatuh; Meta turun 3,5% sebagai yang terparah.

Namun, sektor industri semikonduktor justru menguat secara berlawanan arah: indeks chip memantul naik 1,6% dan kembali memasuki area pasar bullish. Chip memori SanDisk melonjak hampir 9%, sedangkan Western Digital naik lebih dari 5%. Untuk sektor komunikasi optik, Coherent naik mendekati 8% dan Lumentum naik 4,6%, menunjukkan bahwa kebutuhan komputasi untuk AI masih terus mendorong rantai pasokan terkait.

Di saat yang sama, ketegangan geopolitik Timur Tengah mendorong harga minyak mentah naik tajam. WTI naik lebih dari 2% menjadi 85 dolar AS per barel, Brent naik lebih dari 2,6% dan mendekati 90 dolar. Sentimen pelarian (risk aversion) di pasar pun meningkat.

Hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan saran investasi.