Nilai sebenarnya dari pinjaman dengan suku bunga tetap dalam DeFi mungkin tidak hanya sekadar mengunci suatu suku bunga, tetapi juga memiliki cara yang lebih jelas untuk menyusun bagaimana modal diberi harga.
Itulah yang menurut saya menarik ketika saya mulai menelusuri lebih dalam @TermMax dan mekanisme Range Order-nya.
Pemberi pinjaman tidak terbatas untuk menyediakan likuiditas pada hanya satu suku bunga. Dengan Range Order, jumlah pinjaman yang berbeda dapat ditetapkan pada suku bunga yang berbeda, sehingga kurva harga dapat berubah saat likuiditas semakin banyak digunakan.
Konsep yang sama ada di sisi peminjaman, di mana jumlah pinjaman yang berbeda dapat disusun di sekitar suku bunga yang berbeda.
Jadi, dalam satu strategi, likuiditas, ukuran, dan suku bunga dapat memiliki hubungan yang ditetapkan.
Model fixed-term TermMax menambahkan lapisan lain, karena pinjaman dan peminjaman dapat disusun berdasarkan jatuh tempo tertentu, bukan hanya bergantung sepenuhnya pada suku bunga yang berubah-ubah secara berkelanjutan.
Yang saya anggap menarik adalah bahwa Range Orders tidak hanya menjawab:
“Berapa banyak modal yang tersedia?”
Mereka juga menghadirkan pertanyaan yang lebih spesifik:
Pada jumlah berapa, pada suku bunga berapa, dan untuk jatuh tempo apa modal itu harus tersedia?
Mungkin di sinilah programmable pricing dapat membuat pasar kredit DeFi lebih fleksibel.
Yang lebih penting dalam pasar fixed-term: suku bunganya, likuiditasnya, atau kurva harga yang menghubungkan keduanya?