
Shibariumscan menunjukkan penurunan tajam pada transaksi, alamat, dan blok setelah gangguan pengindeksan baru-baru ini.
Penurunan tersebut tampaknya terkait masalah pengindeksan, bukan hilangnya data blockchain Shibarium.
Shibariumscan masih terindeks sebagian, dengan metrik yang diperkirakan akan pulih seiring proses sinkronisasi berlanjut.
Pemegang Shiba Inu mengalami kebingungan setelah Shibariumscan menampilkan penurunan metrik yang tiba-tiba. Penjelajah tersebut tampak kehilangan lebih dari satu miliar transaksi yang tercatat. Alamat dan blok juga turun tajam di seluruh statistik yang ditampilkan. Angka-angka seperti itu tentu menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan jaringan Shibarium. Namun, blockchain itu sendiri tampaknya tidak kehilangan data. Penurunan tajam tersebut justru menunjukkan adanya masalah pengindeksan yang sedang berlangsung pada penjelajah. Shibariumscan terus membangun ulang data historis setelah gangguan layanan baru-baru ini.
https://twitter.com/i/status/2088195539049541847 Shibariumscan Menampilkan Penurunan Metrik yang Drastis
Shibariumscan melaporkan 1,56 miliar transaksi pada 10 Agustus 2026. Explorer juga menunjukkan sekitar 269,93 juta alamat di seluruh jaringan. Shibarium telah memproses transaksi-transaksi tersebut sejak diluncurkan pada Agustus 2023. Explorer juga mencatat kira-kira 18,47 juta blok selama periode itu. Angka-angka tersebut berubah tajam setelah Shibariumscan mengalami gangguan. Setelah itu, explorer hanya menampilkan 475,39 juta transaksi.
Angka tersebut mewakili penurunan sebesar 69,55% dari jumlah sebelumnya. Total alamat juga turun menjadi sekitar 71,3 juta. Sementara itu, jumlah blok yang dilaporkan turun mendekati 7,91 juta. Perubahan mendadak itu mengkhawatirkan beberapa anggota komunitas Shiba Inu. Sebagian pengguna mempertanyakan apakah Shibarium mengalami kegagalan teknis besar. Lainnya juga bertanya-tanya apakah data blockchain historis telah lenyap. Namun, bukti saat ini mengarah pada penjelasan yang berbeda. Masalah tersebut tampaknya terkait dengan proses pengindeksan Shibariumscan.
Anggota komunitas lama Mazrael memberikan rincian tambahan melalui pembaruan di X. Ia mengatakan Shibariumscan kembali online dan melanjutkan pengindeksan. Explorer telah berpindah di balik Cloudflare selama proses pemulihan. Perubahan itu juga memicu pembaruan konfigurasi DNS. Penyiapannya bergeser dari hosting Hetzner langsung menuju penggunaan proxy Cloudflare. Situs web yang dipulihkan awalnya tampak tanpa branding Shibarium yang asli. Tampilan tersebut mengindikasikan bahwa pekerjaan pemulihan masih berlangsung. Mazrael juga mengaitkan perubahan registrar pada 11 Agustus dengan upaya pemulihan tersebut.
Shibariumscan Terus Membangun Ulang Data Historis
Shibariumscan belum menyelesaikan pemrosesan data blockchain historis jaringan. Informasi saat ini menempatkan explorer pada sekitar 42% yang sudah terindeks. Itu berarti masih ada sejumlah besar informasi historis yang menunggu untuk diproses. Seiring pengindeksan berjalan, statistik jaringan yang ditampilkan harusnya meningkat secara bertahap.
Total transaksi pada akhirnya harus mendekati angka sebelumnya yaitu 1,56 miliar. Total alamat dan blok juga harus bergerak menuju level yang dilaporkan sebelumnya. Namun, tidak ada yang bisa memastikan kapan proses pengindeksan akan selesai. Untuk saat ini, angka yang lebih rendah seharusnya tidak otomatis menandakan penurunan aktivitas Shibarium. Database explorer yang belum lengkap memberikan penjelasan yang lebih mungkin.
Pengguna Shiba Inu sebaiknya tidak mengartikan metrik sementara sebagai kerugian permanen. Kejadian ini menyoroti perbedaan antara data blockchain dan data yang ditampilkan oleh explorer. Sebuah blockchain dapat mempertahankan catatan historis, sementara explorer membangun ulang informasi indeks. Sampai proses pengindeksan mencapai 100%, statistik kumulatif Shibariumscan mungkin masih belum lengkap.
