Udah cukup, nggak main lagi. Ke depannya cuma bakal berbagi pengalaman trading sendiri ke para penggemar.
Tahun ini aku 30 tahun, dari Hubei, Wuhan, dan sekarang tinggal di Guangzhou. Ada dua rumah: satu untuk keluargaku, satu lagi untuk aku sendiri.
Semua ini kubangun dalam 8 tahun, beneran menghasilkan dari dunia crypto. Modal awal 300 ribu, sempat penurunannya paling parah cuma tinggal 60 ribu, tapi aku tetap memutar dengan cara paling bodoh sekalipun—dan berhasil menggulungnya sampai jadi puluhan juta.
Salah satu gelombang paling kencang: dari posisi bottom stock selama 4 bulan, meraih return sampai 400 kali—langsung mengeruk 20 juta!
Kedengarannya seperti lelucon, ya?
Tapi di balik itu, ada pengalaman tempurku selama 2880 hari.
Beberapa pengalaman nyata yang kuberikan untukmu:
Pertama, bull market bukan tempat buat kamu memungut koin emas dari seluruh map.
Rakus mengunyah kebanyakan—akhirnya yang kamu petik malah jadi berantakan.
Cara ku selama ini: fokus ke satu sektor, cuma makan gelombang kenaikan utama.
Misalnya ada koin AI yang meledak, lalu turun untuk riset konsepnya, cari siapa yang paling dulu jalan, siapa yang paling cepat susul kenaikannya, dan siapa yang jadi pemimpin utamanya.
Asal kamu menangkap satu saja, kamu bisa makan satu putaran uang penuh.
Kedua, pilih koin harus beli yang baru, bukan yang lama.
Jangan cuma lihat koin lama itu murah—kebanyakan sebenarnya cuma koin sampah yang bikin orang jadi korban pemotongan.
Pasar suka cerita baru dan ekspektasi baru. Koin baru punya orang-orang, sedangkan koin lama hanya bikin kamu mengosongkan dompet karena nostalgia.
Ketiga, siklus itu hukum besi.
Di crypto, tiap empat tahun ada satu putaran. Bull sampai ujungnya pasti keluar semua altcoin!
Saat kamu mulai melihat orang-orang di sekitarmu—pengantar makanan dan pemilik toko kelontong—ngobrolin koin mana yang bisa naik 10 kali, selamat, berarti kamu sudah di puncaknya.
Kalau di momen itu kamu nggak kabur, bearish akan memperlihatkan neraka penurunan sampai 90%.
Strategi yang benar-benar kepakai justru juga “terkesan” bodoh:
Jangan kejar hot topic—yang kamu dapatkan selalu ujungnya.
Pasar nggak menghasilkan uang dari orang yang paling pintar, tapi dari sekelompok orang yang bisa bertahan dalam siklus dan menggigit ritmenya.
Aku cuma contoh.
Nggak ngandelin taruhan, nggak ngandelin insider—cuma ngandelin ritme.
Ikuti ritmenya: kalau harus naik ya naik, kalau harus pergi ya pergi. Pelan-pelan nanti kamu juga bisa menjalani hidup yang layak di dunia crypto.
Kalau kamu sekarang masih nyari arah di mana-mana, nggak ada salahnya belajar “cara paling bodoh” versi aku.
Sebenarnya nggak sulit—yang sulit adalah apakah kamu mau “melambat”, jangan mengambil keputusan saat emosi.
Di crypto nggak kekurangan peluang, yang kurang cuma orang yang masih hidup. Kalau kamu masih terus rugi berulang-ulang dan mulai lagi berulang-ulang, ayo ngobrol sama aku—aku ajari kamu bikin trading jadi sederhana.
Tahun ini aku 30 tahun, dari Hubei, Wuhan, dan sekarang tinggal di Guangzhou. Ada dua rumah: satu untuk keluargaku, satu lagi untuk aku sendiri.
Semua ini kubangun dalam 8 tahun, beneran menghasilkan dari dunia crypto. Modal awal 300 ribu, sempat penurunannya paling parah cuma tinggal 60 ribu, tapi aku tetap memutar dengan cara paling bodoh sekalipun—dan berhasil menggulungnya sampai jadi puluhan juta.
Salah satu gelombang paling kencang: dari posisi bottom stock selama 4 bulan, meraih return sampai 400 kali—langsung mengeruk 20 juta!
Kedengarannya seperti lelucon, ya?
Tapi di balik itu, ada pengalaman tempurku selama 2880 hari.
Beberapa pengalaman nyata yang kuberikan untukmu:
Pertama, bull market bukan tempat buat kamu memungut koin emas dari seluruh map.
Rakus mengunyah kebanyakan—akhirnya yang kamu petik malah jadi berantakan.
Cara ku selama ini: fokus ke satu sektor, cuma makan gelombang kenaikan utama.
Misalnya ada koin AI yang meledak, lalu turun untuk riset konsepnya, cari siapa yang paling dulu jalan, siapa yang paling cepat susul kenaikannya, dan siapa yang jadi pemimpin utamanya.
Asal kamu menangkap satu saja, kamu bisa makan satu putaran uang penuh.
Kedua, pilih koin harus beli yang baru, bukan yang lama.
Jangan cuma lihat koin lama itu murah—kebanyakan sebenarnya cuma koin sampah yang bikin orang jadi korban pemotongan.
Pasar suka cerita baru dan ekspektasi baru. Koin baru punya orang-orang, sedangkan koin lama hanya bikin kamu mengosongkan dompet karena nostalgia.
Ketiga, siklus itu hukum besi.
Di crypto, tiap empat tahun ada satu putaran. Bull sampai ujungnya pasti keluar semua altcoin!
Saat kamu mulai melihat orang-orang di sekitarmu—pengantar makanan dan pemilik toko kelontong—ngobrolin koin mana yang bisa naik 10 kali, selamat, berarti kamu sudah di puncaknya.
Kalau di momen itu kamu nggak kabur, bearish akan memperlihatkan neraka penurunan sampai 90%.
Strategi yang benar-benar kepakai justru juga “terkesan” bodoh:
Jangan kejar hot topic—yang kamu dapatkan selalu ujungnya.
Pasar nggak menghasilkan uang dari orang yang paling pintar, tapi dari sekelompok orang yang bisa bertahan dalam siklus dan menggigit ritmenya.
Aku cuma contoh.
Nggak ngandelin taruhan, nggak ngandelin insider—cuma ngandelin ritme.
Ikuti ritmenya: kalau harus naik ya naik, kalau harus pergi ya pergi. Pelan-pelan nanti kamu juga bisa menjalani hidup yang layak di dunia crypto.
Kalau kamu sekarang masih nyari arah di mana-mana, nggak ada salahnya belajar “cara paling bodoh” versi aku.
Sebenarnya nggak sulit—yang sulit adalah apakah kamu mau “melambat”, jangan mengambil keputusan saat emosi.
Di crypto nggak kekurangan peluang, yang kurang cuma orang yang masih hidup. Kalau kamu masih terus rugi berulang-ulang dan mulai lagi berulang-ulang, ayo ngobrol sama aku—aku ajari kamu bikin trading jadi sederhana.
