Trump mengatakan ide menguasai Selat Hormuz adalah hal yang bagus
Pada sore 17 Agustus waktu setempat di Amerika Serikat bagian Timur, Presiden Donald Trump saat menjawab pertanyaan media di Gedung Putih menyatakan, “Mengumumkan Selat Hormuz sebagai wilayah AS adalah ide yang bagus.” Ia menekankan bahwa AS sedang “mengunci” Selat Hormuz agar dapat dikendalikan sepenuhnya. Minggu lalu, Trump juga secara terbuka mengatakan bahwa setelah Iran benar-benar dikalahkan, ia akan segera mengumumkan Selat Hormuz sebagai wilayah AS. Ketika ditanya tentang perkembangan perundingan AS-Iran, Trump mengatakan, “Iran ingin mencapai kesepakatan, tetapi tidak akan mencapai kesepakatan yang menurut saya diperlukan.” Ia tidak mengungkapkan rincian perkembangan perundingan, hanya menegaskan bahwa “Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir”. Saat ditanya apakah AS berniat memperpanjang nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan Iran, Trump memberikan jawaban negatif. Pada 17 Agustus, jangka waktu 60 hari untuk perundingan yang ditetapkan dalam nota kesepahaman AS-Iran berakhir. Kedua belah pihak menandatangani nota kesepahaman ini pada pertengahan Juni, dengan komitmen untuk melakukan perundingan dalam 60 hari guna mencapai kesepakatan final. Ketika ditanya mengenai pernyataannya tentang “Oman akan dibombardir oleh militer AS jika menghambat pembukaan Selat Hormuz”, Trump mengatakan bahwa ia menilai penampilan Oman “tidak terlalu baik”, tetapi “kita akan dengan mudah menyelesaikannya.” (CCTV International News)