Saham Asia berbalik arah saat harga minyak dan imbal hasil obligasi meningkat
š Ekuitas Asia melemah pada 18 Agustus, dengan KOSPI Korea Selatan menghapus hampir seluruh kenaikan awal lebih dari 3%, sementara Nikkei 225 turun sekitar 1,6%. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang juga tergelincir sekitar 0,3%.
š¢ļø Tekanan meningkat ketika minyak Brent bertahan di dekat $91,2 per barel setelah gencatan senjata AS-Iran berakhir, sehingga kekhawatiran terkait risiko pasokan dan inflasi kembali muncul.
š Imbal hasil Treasury AS tenor 30 tahun naik ke level tertingginya dalam hampir 20 tahun, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam sekitar tiga dekade, menambah tekanan pada valuasi saham.
ā ļø Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen jangka pendek di pasar-pasar Asia tetap sangat sensitif terhadap harga minyak, imbal hasil obligasi, dan risiko geopolitik, meskipun saham semikonduktor Korea Selatan terus menunjukkan kekuatan relatif.
#AsianMarkets $BNB $SOL $GRAM
š Ekuitas Asia melemah pada 18 Agustus, dengan KOSPI Korea Selatan menghapus hampir seluruh kenaikan awal lebih dari 3%, sementara Nikkei 225 turun sekitar 1,6%. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang juga tergelincir sekitar 0,3%.
š¢ļø Tekanan meningkat ketika minyak Brent bertahan di dekat $91,2 per barel setelah gencatan senjata AS-Iran berakhir, sehingga kekhawatiran terkait risiko pasokan dan inflasi kembali muncul.
š Imbal hasil Treasury AS tenor 30 tahun naik ke level tertingginya dalam hampir 20 tahun, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam sekitar tiga dekade, menambah tekanan pada valuasi saham.
ā ļø Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen jangka pendek di pasar-pasar Asia tetap sangat sensitif terhadap harga minyak, imbal hasil obligasi, dan risiko geopolitik, meskipun saham semikonduktor Korea Selatan terus menunjukkan kekuatan relatif.
#AsianMarkets $BNB $SOL $GRAM