Hari ini pasar obligasi “merebut headline”: imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun menyentuh 5,31%, level tertinggi dalam 19 tahun. Harga minyak kembali terdorong naik karena ketegangan antara AS dan Iran, sementara saham AS turun dua hari berturut-turut—terlihat seperti sedang membuang risiko.

Namun, Bitcoin tidak ikut panik. Justru naik dari 62.9000 menjadi 64.1000, naik 2% dalam 32 jam, dan sempat menyentuh puncak di 64,6 juta. Obligasi sedang berteriak soal risiko, minyak naik, saham jatuh—gelombang BTC ini berjalan dengan jalannya sendiri.

Saya sementara belum berani bicara terlalu penuh: imbal hasil setinggi ini pada dasarnya adalah angin lawan bagi aset berisiko; Bitcoin juga bisa saja hanya bereaksi terlambat, dan penurunan susulan (falling) bukan tidak mungkin. Jangan menganggapnya sebagai aset safe haven; volatilitasnya tetap tidak akan berkurang.

Menurut Anda, BTC kali ini benar-benar tahan banting, atau ini malam sebelum koreksi? $BTC #比特币 #Makro