Tim riset Apple melakukan eksperimen penguatan belajar dengan 9 model dan 11 bahasa, untuk mencari tahu: jika data latih hanya menggunakan satu bahasa, apakah kemampuan memecahkan masalah yang dipelajari model bisa dibawa untuk mengerjakan soal dalam bahasa lain?
Jawabannya adalah ya, dan efeknya cukup jelas. Cukup dengan melatih menggunakan satu bahasa saja, model juga akan semakin kuat di banyak bahasa lain.
Misalnya, pada uji coba bahasa Prancis, dengan langsung melatih menggunakan bahasa Prancis, nilai rata-rata naik 25,6 poin persentase; tanpa sama sekali melatih dengan bahasa Prancis, hanya berlatih dengan soal bahasa Spanyol, dan ketika akhirnya diuji dengan bahasa Prancis pun nilainya masih bisa naik 24,6 poin persentase—selisihnya hanya 1 poin persentase.
Yang dipelajari model tidak hanya cara mengerjakan soal dalam satu bahasa tertentu, tetapi juga sebagian metode pemecahan yang bisa dipindahkan untuk dipakai terus pada bahasa lain. Jadi ke depannya, kalau ingin memperkuat penalaran model dalam bahasa Mandarin, belum tentu semua data penguatan belajar harus dibuat ulang dalam bahasa Mandarin.
Dimengerti orang adalah kebahagiaan yang langka di dunia ini 💫, semoga kita semua memiliki emosi yang stabil 🌿, dan penuh kasih sayang yang tulus 🌷, selamat malam 🌙✨
🔥 Berita besar! Trump minggu depan akan mengadakan KTT kripto di Gedung Putih!
Pada 19 Agustus, Presiden Trump akan bertemu dengan CEO Coinbase, Ripple, Gemini, Kraken, Robinhood, Polymarket, Kalshi, dan lainnya di Gedung Putih. Ketua SEC Paul Atkins dan Ketua CFTC Michael Selig ikut hadir. Para pimpinan lembaga keuangan tradisional seperti NYSE dan Nasdaq juga diundang.
Pertemuan ini dianggap sebagai pemanasan untuk rapat resmi pertama dari Komite Konsultatif Inovasi baru yang dibentuk CFTC. Adapun acara utamanya berlangsung pada September—RUU CLARITY akan menjalani pemungutan suara kunci di Senat.
Terkait RUU CLARITY, tujuannya adalah membangun kerangka regulasi federal untuk aset digital, serta memperjelas batas yurisdiksi SEC dan CFTC. Namun peluang lolosnya tidak terlalu optimistis—di Polymarket hanya 19%, sementara Galaxy Digital memperkirakan hanya sekitar 10%. Perbedaan di antara kedua partai cukup besar, terutama menyangkut etika bisnis kripto para pejabat dan insentif/imbalan untuk stablecoin.
Namun, analis dari VanEck, Kepala Riset Aset Digital Matthew Sigel, memberikan penilaian yang berani: jika RUU CLARITY akhirnya disahkan, hal itu akan memicu “gelombang rebound bantuan besar” (an enormous relief rally) pada token L1. Begitu kepastian regulasi benar-benar diterapkan, aset-aset asli dari blockchain layer-1 berpotensi meledak.
Apakah pertemuan di Gedung Putih minggu depan menjadi pertanda awal pencairan kebekuan regulasi kripto? Pemungutan suara Senat pada 15 September mungkin menjadi titik balik yang menentukan nasib L1.
Ikuti aku, ikuti platform prediksi. Kakak tertua pengguna Binance, dari 300 juta sampai 3 miliar. Platform prediksi adalah anak kandungnya kakak tertua, kamu tebak ya platform prediksi akan jadi seperti apa.🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧🧧