📅8.18
🧨Hari ini lagi-lagi diberi
Teman-teman, cepat lihat pusat hadiah kalian. Ada transaksi 2000 USDC, sahamnya dapat 8U—stok Tesla, pokoknya seperti ngasih uang. Cuma setengah menit beres.
Tadi malam Zhang Xiaoyu bertanya padaku, “Kamu sudah lihat ZK-KYC Dusk belum? Katanya native proof pengetahuan nol (zero-knowledge proof) langsung ditanam ke lapisan paling bawah, tanpa DApp tambahan.” Jadi aku pun pergi membaca whitepaper Dusk. Pas aku sampai di bagian PLONK dan Bulletproofs, aku terdiam cukup lama.
Jujur, proyek ini memang punya sesuatu. Dusk secara native mengintegrasikan dua sistem zk-SNARK PLONK dan Bulletproofs pada level protokol. Privasi bukan fitur plug-in di DApp tingkat atas, melainkan atribut bawaan dari blockchain itu sendiri. Dipadukan dengan protokol Citadel ZK-KYC, saat pengguna menyelesaikan verifikasi identitas, mereka tidak perlu mengunggah data mentah seperti foto paspor—cukup mengirim satu bukti pengetahuan nol “saya telah menyelesaikan verifikasi kepatuhan”. Desain ini langsung menyasar skenario institusional seperti RWA (Real World Assets) dan penerbitan sekuritas atau token. JPMorgan tentu tidak mau strategi transaksi dan rincian kepemilikannya diekspos di buku besar publik. Dusk mencoba menyelesaikan dilema “harus patuh tapi tetap privat” dengan kriptografi.
Namun, setelah membedah catatan praktik dari tumpukan kriptografi native ini, masalahnya muncul.
Pada April 2026, tim OtterSec menemukan celah serius di dusk-plonk: verifikator pada persamaan verifikasi akhir secara langsung memakai evaluasi empat polinomial sub-pilihan yang disediakan oleh prover, tetapi tidak pernah memverifikasi pembukaan evaluasi tersebut dengan KZG. Pihak pembuat bukti berbahaya dapat memalsukan bukti yang terlihat valid, melewati setiap constraint di rangkaian transaksi, lalu mencetak sejumlah tak terbatas token DUSK di jaringan Rusk yang sudah live. Celah ini berdampak langsung pada lapisan privasi senilai sekitar 60 juta dolar AS untuk DUSK. Lebih awal lagi, implementasi PLONK asli juga masih kekurangan faktor blinding pada polinomial prover.
Integrasi native kriptografi memang membuat kemampuan privasi “menutup tanpa celah”, tapi implementasi kriptografinya sendiri pernah punya bug yang cukup parah sampai membuat seluruh jaringan bisa menjadi nol. PLONK sudah terbukti bisa dipalsukan—siapa yang menjamin celah berikutnya tidak disembunyikan di Bulletproofs atau sirkuit ZK Citadel?
Yang di atas hanya opini pribadi dan bukan nasihat investasi. Menurutmu, apakah tumpukan native ZK Dusk ini sanggup menghadapi putaran serangan kriptografi berikutnya? Silakan diskusikan di kolom komentar.
#dusk $DUSK @Dusk
🧨Hari ini lagi-lagi diberi
Teman-teman, cepat lihat pusat hadiah kalian. Ada transaksi 2000 USDC, sahamnya dapat 8U—stok Tesla, pokoknya seperti ngasih uang. Cuma setengah menit beres.
Tadi malam Zhang Xiaoyu bertanya padaku, “Kamu sudah lihat ZK-KYC Dusk belum? Katanya native proof pengetahuan nol (zero-knowledge proof) langsung ditanam ke lapisan paling bawah, tanpa DApp tambahan.” Jadi aku pun pergi membaca whitepaper Dusk. Pas aku sampai di bagian PLONK dan Bulletproofs, aku terdiam cukup lama.
Jujur, proyek ini memang punya sesuatu. Dusk secara native mengintegrasikan dua sistem zk-SNARK PLONK dan Bulletproofs pada level protokol. Privasi bukan fitur plug-in di DApp tingkat atas, melainkan atribut bawaan dari blockchain itu sendiri. Dipadukan dengan protokol Citadel ZK-KYC, saat pengguna menyelesaikan verifikasi identitas, mereka tidak perlu mengunggah data mentah seperti foto paspor—cukup mengirim satu bukti pengetahuan nol “saya telah menyelesaikan verifikasi kepatuhan”. Desain ini langsung menyasar skenario institusional seperti RWA (Real World Assets) dan penerbitan sekuritas atau token. JPMorgan tentu tidak mau strategi transaksi dan rincian kepemilikannya diekspos di buku besar publik. Dusk mencoba menyelesaikan dilema “harus patuh tapi tetap privat” dengan kriptografi.
Namun, setelah membedah catatan praktik dari tumpukan kriptografi native ini, masalahnya muncul.
Pada April 2026, tim OtterSec menemukan celah serius di dusk-plonk: verifikator pada persamaan verifikasi akhir secara langsung memakai evaluasi empat polinomial sub-pilihan yang disediakan oleh prover, tetapi tidak pernah memverifikasi pembukaan evaluasi tersebut dengan KZG. Pihak pembuat bukti berbahaya dapat memalsukan bukti yang terlihat valid, melewati setiap constraint di rangkaian transaksi, lalu mencetak sejumlah tak terbatas token DUSK di jaringan Rusk yang sudah live. Celah ini berdampak langsung pada lapisan privasi senilai sekitar 60 juta dolar AS untuk DUSK. Lebih awal lagi, implementasi PLONK asli juga masih kekurangan faktor blinding pada polinomial prover.
Integrasi native kriptografi memang membuat kemampuan privasi “menutup tanpa celah”, tapi implementasi kriptografinya sendiri pernah punya bug yang cukup parah sampai membuat seluruh jaringan bisa menjadi nol. PLONK sudah terbukti bisa dipalsukan—siapa yang menjamin celah berikutnya tidak disembunyikan di Bulletproofs atau sirkuit ZK Citadel?
Yang di atas hanya opini pribadi dan bukan nasihat investasi. Menurutmu, apakah tumpukan native ZK Dusk ini sanggup menghadapi putaran serangan kriptografi berikutnya? Silakan diskusikan di kolom komentar.
#dusk $DUSK @Dusk


