Tadi malam, aku pulang dari kantor sambil menyetir, dan kejadiannya sudah cukup larut. Arus lalu lintas lebih padat dari biasanya, dan aku cuma memikirkan hari itu di kepalaku.
Lalu muncul sebuah pikiran kecil.
Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak membagikan semuanya kepada semua orang. Beberapa informasi tetap bersifat pribadi hanya karena tidak semua orang perlu mengetahuinya.
Itu membuatku berpikir tentang blockchain.
Kita sering mengatakan bahwa transparansi adalah salah satu kekuatan terbesar blockchain. Tapi semakin aku melihat keuangan dunia nyata, semakin aku merasa bahwa transparansi juga punya batas.
Di situlah bagian dari @Dusk yang jarang dibahas menarik perhatianku: Kadcast.
Saat membaca whitepaper-nya, aku merasa menarik bahwa Dusk tidak hanya peduli pada informasi apa yang terlihat di dalam sebuah transaksi.
Tapi juga mempertimbangkan seberapa mudah sumber asli sebuah pesan yang bergerak melalui jaringan dapat diidentifikasi.
Dulu aku memikirkan privasi seperti ini:
“Apakah data transaksi disembunyikan?”
Sekarang aku menganggap pertanyaannya sedikit berbeda:
“Apakah seluruh perjalanan transaksi itu diekspos secara tidak perlu?”
Untuk pasar keuangan, perbedaan itu bisa sangat penting.
Sebuah institusi mungkin perlu membuktikan bahwa sebuah transaksi itu valid, tetapi itu tidak berarti semua orang perlu mengetahui seluruh aktivitasnya atau dari mana transaksi tersebut awalnya berasal.
Itulah yang menurutku menarik tentang Dusk.
Privasi mungkin tidak hanya berarti menyembunyikan informasi. Privasi juga bisa berarti mencegah paparan yang tidak perlu sejak awal.
Jika blockchain akan merambah lebih dalam ke keuangan tradisional, mungkin tujuan yang ingin dicapai bukan memilih antara transparansi dan privasi.
Mungkin ini tentang mengetahui tempat yang sebenarnya dimiliki masing-masing.