JANGAN BUKA KUNCI SAAT HANYA MELIHAT GAMBAR

Minggu lalu, setelah makan malam selesai, aku masih punya sekitar $300 dan memutuskan untuk cashout agar bisa dipakai belanja. Aku tetap berdagang P2P seperti biasa, tapi kali ini Merchant malah berbuat curang—dia hanya mengirim satu foto bukti transfer (bill) yang palsu.

Saat itu aku cukup lengah. Begitu melihat foto tersebut, aku langsung menekan tombol buka kunci Crypto. Tapi tak lama kemudian, instingku bilang kalau aku harus memeriksa lagi akun rekening bank.

Syukurlah aku langsung cek dan ternyata uangnya sama sekali belum masuk ke rekening.

🔹 Jangan percaya hanya karena pihak lawan mengirim foto bill. Foto transfer tidak membuktikan bahwa uang benar-benar sudah masuk ke rekening.
🔹 Selalu cek sendiri di bank. Aku harus melihat transaksi yang benar-benar terjadi—nominalnya sesuai dan informasi pengirimnya juga benar—sebelum membuka kunci.
🔹 Jangan sampai dipaksa/di-desak. Walaupun mereka bilang sudah bayar atau terus-menerus meminta agar aku membuka kunci, aku tetap mengikuti prosedurku.
🔹 Jika ada kejanggalan, simpan buktinya. Kode transaksi, isi chat, dan informasi pembayaran sebaiknya disimpan untuk dipakai saat diperlukan.

Kejadian itu aku beruntung karena sempat memeriksa lagi tepat sebelum terlambat. Kalau tidak, crypto yang sudah kubuka mungkin sudah hilang, sementara $300 pun belum pernah masuk ke rekening.

Sejak saat itu aku selalu ingat satu prinsip:
BELUM MELIHAT UANG MASUK KE REKENING → BELUM BOLEH BUKA KUNCI CRYPTO.
Uang diserahkan dulu baru ada “makan bubur”; kalau uangnya belum masuk, crypto belum dibuka.

$PORTAL $ACE $M
@Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan