DEFI PUNYA MASALAH YANG KURANG DIBAHAS: TIDAK SEMUA ORANG MENGINGINKAN SUKU BUNGA YANG TERUS BERUBAH.
Dalam pasar pinjaman, variabel yang berubah bisa mengubah seluruh persamaan bagi peminjam maupun pemberi pinjaman. Ketika suku bunga bergerak mengikuti kondisi pasar, merencanakan posisi selama beberapa minggu atau bulan menjadi lebih sulit: biaya modal dapat berubah, dan imbal hasil yang diharapkan dapat berubah juga.
Karena itulah, pinjam-meminjam dengan suku bunga tetap layak ditinjau dari sudut pandang struktur pasar, bukan sekadar melihat APY.
@TermMax mengarahkan fokus ke hal ini dengan membangun mekanisme untuk posisi pinjam-meminjam dengan suku bunga dan jatuh tempo yang ditentukan.
Bagian yang menarik adalah bagaimana dua variabel bisa dipisahkan:
Suku bunga → biaya atau imbal hasil yang terkait dengan modal.
Jatuh tempo → periode ketika kesepakatan tersebut tetap berlaku.
Jika dua faktor ini didefinisikan dengan jelas, peserta dapat memikirkan modal dengan cara yang lebih mendekati pasar keuangan tradisional: bukan hanya bertanya “Berapa banyak yang bisa saya peroleh?”, tetapi juga bertanya “Berapa lama modal saya dikomitkan, berapa biaya modalnya, dan di mana letak risikonya?”
Ini memunculkan pertanyaan yang lebih luas untuk DeFi:
Jika pinjaman berbasis on-chain akan mendukung strategi yang lebih canggih, apakah pasar suku bunga berbasis tetap dan berbasis tenor bisa menjadi lapisan penting dari infrastruktur keuangan?
Itulah masalah yang didekati TermMax.
Alih-alih berfokus pada satu angka APY, lihat struktur pasar di balik sukunya.
#termmax

$HEI $VELVET $TRUMP