Hitungan mundur untuk kreator konten tinggal 4 hari 😊
Hanya 5 hari—hari seperti ini tidak terasa menyakitkan, bukan?
Hari ini kita bahas: “Uniswap V3 menyelesaikan masalah price range, mengapa TMX justru mengadopsi pemikiran yang sama ke tingkat suku bunga?”

Jika Uniswap V3 mengubah cara likuiditas dialokasikan di pasar trading, maka @TermMax ingin memindahkan konsep itu ke pasar fixed income.
Suku bunga dalam protokol pinjaman tradisional biasanya berupa kurva dinamis yang ditentukan oleh sebuah rumus. Pengguna bisa memilih seberapa banyak yang dipinjam, tetapi sulit untuk benar-benar menentukan dana mereka berada di rentang suku bunga yang mana.
Ide TermMax lebih langsung: membuat APR juga menjadi sebuah range.
Pengguna dapat memecah dana ke berbagai rentang suku bunga, misalnya sebagian dialokasikan ke 10%–15%, sementara sebagian lagi ke 15%–40%.
Besarnya pinjaman masuk ke range mana, maka otomatis sesuai dengan suku bunga yang terkait.
Whitepaper dengan jelas menggambarkan setiap range sebagai posisi likuiditas terpusat seperti Uniswap V3.
Maknanya sebenarnya lebih besar daripada sekadar menambah satu protokol pinjaman.

Uniswap V3 telah membuktikan bahwa likuiditas tidak perlu diratakan merata ke seluruh ruang harga. Dana seharusnya dikonsentrasikan pada rentang yang benar-benar memiliki kebutuhan transaksi.
TermMax juga mengajukan pertanyaan lanjutan: jika harga bisa diatur dengan presisi, mengapa suku bunga masih harus ditentukan oleh satu kurva yang seragam?
Jika pasar fixed income di masa depan juga bisa mengatur rentang suku bunga seperti market making, maka suku bunga itu sendiri bisa berubah dari parameter pasif menjadi aset likuiditas yang dapat dikelola secara aktif.
#termmax @TermMax