Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak ke 2,945%, tertinggi sejak 1996.
Bagi masyarakat umum, ini berarti pola arbitrase “meminjam yen dengan biaya murah → berinvestasi pada aset seperti saham AS” yang telah berlangsung selama puluhan tahun di seluruh dunia, sedang berubah.
Kini suku bunga Jepang sedang naik, uang mungkin kembali ke Jepang; dengan demikian, likuiditas aset berisiko global akan ikut terpengaruh.
Sinyal penting: jika yen terus menguat, saham AS dan saham teknologi perlu lebih waspada.
Kenaikan suku bunga oleh Jepang dampaknya mungkin tidak hanya dirasakan di Jepang, melainkan juga pada uang global.