Saya melihat detail kecil namun sangat berguna dalam dokumentasi antarmuka node untuk wallet dan exchange milik @Dusk : respons node menyertakan Rusk-Version, dan klien juga dapat memberi tahu node versi mana yang mereka terima. Jika Rusk-Version-Strict disertakan, node akan langsung menolak permintaan tersebut ketika versinya tidak cocok.

Banyak orang melihat antarmuka lama masih berfungsi dan mengira “kompatibilitas” berarti itu akan terus bekerja selamanya. Namun dokumentasinya juga mencantumkan tiga rute pintasan lama yang sudah tidak digunakan lagi (deprecated) dan akan dihapus di masa depan.

Saya melihat ini dalam dua bagian.

Pertama adalah pemeriksaan versi. Klien tidak perlu menunggu sampai antarmuka berubah lalu baru menemukan masalah. Klien bisa memberi tahu node terlebih dahulu versi Rusk yang dapat mereka terima. Pemeriksaan yang ketat berguna karena lebih baik menolak permintaan dengan jelas daripada membiarkan klien lama menerima data yang mungkin mereka pahami secara keliru.

Kedua adalah migrasi rute. Integrasi baru seharusnya menggunakan /graphql untuk kueri chain, block, transaction, mempool, dan archive. Metode kontrak sebaiknya pindah ke /on/contracts/.... Rute lama hanya untuk masa transisi.

Hal ini juga penting bagi pengguna biasa. Setoran exchange, saldo wallet, dan riwayat browser semuanya bergantung pada klien yang memahami data node dengan benar.

Untuk $DUSK , saya pikir kedewasaan bukan hanya soal menjaga rantai tetap online. Artinya juga bahwa wallet, exchange, dan indexer mengikuti perubahan antarmuka.

Pertanyaan sebenarnya adalah: apakah klien mainstream akan bermigrasi sebelum rute lama dihapus, atau hanya setelah pengguna mulai melihat kegagalan?

#dusk $DUSK