SAAT LIKUDAJSI TIDAK CUKUP: BAGAIMANA PENYERAHAN FISIK TERMMAX BERKERJA

Pinjaman yang dijaminkan terdengar sederhana: jika suatu posisi menjadi berisiko, protokol melikuidasi jaminan untuk membayar utang. Tapi apa yang terjadi ketika volatilitas pasar atau likuiditas yang lemah membuat likuidasi penuh tidak mungkin?

Di TermMax, setiap pasar dengan suku bunga tetap memiliki ambang LLTV. Ketika LTV suatu posisi mencapai level tersebut, posisi mungkin dilikuidasi. Jika peminjam masih tidak dapat membayar sepenuhnya, menetapkan suku bunga tetap tidak menghilangkan sisa risiko kredit dan risiko jaminan.

Di sinilah penyerahan fisik berperan.

Alih-alih mengasumsikan bahwa jaminan selalu bisa dijual cepat dengan harga yang wajar, TermMax dapat mendistribusikan aset yang mendasari dan jaminan yang tersisa kepada pemegang FT ketika utang belum sepenuhnya terselesaikan.

Bayangkan utang senilai 1.000 unit. Dalam kondisi normal, jaminan dijual untuk memulihkan nilai bagi pemberi pinjaman. Namun jika hanya sebagian yang bisa dilikuidasi secara efisien, memaksa sisanya masuk ke pasar yang tipis dapat menghasilkan eksekusi yang bahkan lebih buruk. Penyerahan fisik memungkinkan aset yang tersisa dialihkan kepada pemegang FT.

Manfaatnya jelas: sistem tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi likuidasi yang sempurna.

Namun ada trade-off. Pemegang FT yang mengharapkan imbal hasil yang dapat diprediksi dengan suku bunga tetap mungkin menerima jaminan, bukan hanya aset yang awalnya mereka perkirakan. Mereka kemudian menanggung risiko harga, risiko likuiditas, dan kemungkinan proses keluar yang lebih panjang.

Jadi suku bunga tetap dan penyerahan fisik menyelesaikan dua masalah yang berbeda. Suku bunga tetap membuat biaya pinjaman atau imbal hasil lebih dapat diprediksi. Penyerahan fisik menangani apa yang terjadi ketika likuidasi tidak dapat sepenuhnya menutup posisi.

Perbedaan ini penting, karena dalam DeFi, risiko sering menjadi paling terlihat saat pasar berhenti berperilaku normal.

@TermMax #TermMax $CYS $ONG $BMT