Saya baru-baru ini meneliti Termmax, dan desain yang memungkinkan penyerahan fisik (real delivery) membuat saya penasaran. Di komunitas, banyak yang memuji karena mampu menghindari rangkaian likuidasi berantai yang biasanya terjadi pada AMM. Mereka mengatakan bahwa tidak akan ada tragedi ketika kondisi pasar anjlok dan jaminan langsung dihantam jualan besar-besaran. Awalnya saya juga merasa ini adalah solusi yang cerdas untuk jalur fixed rate.

Tapi setelah saya teliti mekanismenya secara saksama, saya baru sadar: risikonya hanya dipindahkan, bukan hilang begitu saja.

Pada pinjaman konvensional yang berujung likuidasi, pihak pemberi pinjaman menerima stablecoin kembali, sementara kerugian ditanggung oleh peminjam. Namun logika penyerahan fisik Termmax berbeda. Jika peminjam gagal bayar, pemberi pinjaman tidak mendapatkan USDC—mereka langsung menerima aset jaminan milik pihak tersebut. Hal ini hampir tidak pernah ditekankan secara detail dalam materi promosi.

Kalau jaminannya adalah koin besar arus utama, setidaknya saat pasar memburuk masih ada likuiditas. Tetapi pool tersebut juga menerima LRT, berbagai RWA, dan token bernilai kecil. Ketika terjadi kondisi pasar yang sangat buruk (dogshit行情), jaminan bisa turun drastis. Pemberi pinjaman terpaksa memegang tumpukan “keping” yang nilainya merosot, dan bahkan untuk melepasnya pun sulit. Intinya, tekanan likuidasi yang biasanya terjadi di level AMM on-chain dipindahkan kepada orang biasa yang memberi pinjaman.

Banyak orang masuk ke skema ini, pikirannya hanya tertuju pada fixed APY yang menarik, dengan asumsi skenario terburuk modal masih bisa kembali utuh. Hampir tidak ada yang benar-benar membaca dengan saksama bahwa pada kondisi ekstrem, mereka bisa dipaksa menjadi “penampung” jaminan sampah.

Laporan risiko dari pihak ketiga juga sempat menyinggung kelemahan ini. Penyerahan fisik meningkatkan pengalaman peminjam, tetapi di sisi pemberi pinjaman muncul lapisan risiko ekor (tail risk) yang sifatnya tersembunyi. Proyek terus-menerus menonjolkan narasi untuk “terbebas dari likuidasi on-chain”, namun sangat jarang menjelaskan biaya yang harus ditanggung oleh pemberi pinjaman secara terang-terangan.

Saya tidak mengatakan mekanisme ini tidak bisa digunakan, dan saya juga tidak sedang berniat pesimistis. Hanya saja, ketika orang membaca narasinya, harus dibedakan: menghindari satu jenis risiko sering kali berarti risiko jenis lain akan lahir sebagai gantinya. Jangan hanya terpaku pada imbal hasil tetap yang terlihat menggiurkan—juga pahami bahwa saat black swan datang, risiko itu akan jatuh ke siapa. #termmax @TermMax