Bandara mengajari saya sesuatu yang tidak saya duga tentang blockchain.
Pendaratan pesawat itu sederhana dibanding semua yang terjadi di sekelilingnya: jadwal, keamanan, kargo, penumpang, identitas, dan koordinasi. Bagian tersulit bukan sekadar memindahkan pesawat.
Awalnya saya mengira keuangan tokenized akan mirip. Memasukkan sekuritas ke dalam on-chain, membuat penyelesaian transaksi lebih cepat, memudahkan verifikasi kepemilikan, dan adopsi institusional akan ikut menyusul.
Semakin saya membaca tentang #dusk , semakin saya tidak yakin.
Jika sekuritas tokenized menjadi berarti, institusi mungkin tidak ingin setiap posisi, ukuran transaksi, pihak lawan, dan hubungan keuangan diekspos di buku besar publik.
Transparansi membantu. Regulator dapat memverifikasi aktivitas, peserta dapat mengurangi ketergantungan pada perantara, dan penyelesaian transaksi menjadi lebih mudah untuk diaudit.
Namun transparansi juga menimbulkan masalah yang aneh: membuktikan bahwa sesuatu telah terjadi tidak selalu berarti mengungkap semuanya tentang bagaimana hal itu terjadi.
Saya terus kembali pada pembedaan itu.
Pendekatan Dusk dengan smart contract yang bersifat rahasia serta model Confidential Security Contract membuat pertanyaannya menjadi lebih menarik. Bisakah aktivitas keuangan tetap dapat diverifikasi sementara informasi sensitif tetap tersembunyi dari orang-orang yang tidak perlu mengaksesnya?
Mungkin itulah sebenarnya hambatan utama institusional.
Saya tidak yakin.
Mungkin privasi tidak akan menjadi fitur tambahan dari keuangan blockchain sama sekali. Mungkin pertanyaan yang lebih besar adalah apakah pasar bisa menjadi on-chain tanpa menjadi sepenuhnya terbuka.
#dusk
@Dusk_Foundation
$DUSK
$GPS
$SNXXB
Pendaratan pesawat itu sederhana dibanding semua yang terjadi di sekelilingnya: jadwal, keamanan, kargo, penumpang, identitas, dan koordinasi. Bagian tersulit bukan sekadar memindahkan pesawat.
Awalnya saya mengira keuangan tokenized akan mirip. Memasukkan sekuritas ke dalam on-chain, membuat penyelesaian transaksi lebih cepat, memudahkan verifikasi kepemilikan, dan adopsi institusional akan ikut menyusul.
Semakin saya membaca tentang #dusk , semakin saya tidak yakin.
Jika sekuritas tokenized menjadi berarti, institusi mungkin tidak ingin setiap posisi, ukuran transaksi, pihak lawan, dan hubungan keuangan diekspos di buku besar publik.
Transparansi membantu. Regulator dapat memverifikasi aktivitas, peserta dapat mengurangi ketergantungan pada perantara, dan penyelesaian transaksi menjadi lebih mudah untuk diaudit.
Namun transparansi juga menimbulkan masalah yang aneh: membuktikan bahwa sesuatu telah terjadi tidak selalu berarti mengungkap semuanya tentang bagaimana hal itu terjadi.
Saya terus kembali pada pembedaan itu.
Pendekatan Dusk dengan smart contract yang bersifat rahasia serta model Confidential Security Contract membuat pertanyaannya menjadi lebih menarik. Bisakah aktivitas keuangan tetap dapat diverifikasi sementara informasi sensitif tetap tersembunyi dari orang-orang yang tidak perlu mengaksesnya?
Mungkin itulah sebenarnya hambatan utama institusional.
Saya tidak yakin.
Mungkin privasi tidak akan menjadi fitur tambahan dari keuangan blockchain sama sekali. Mungkin pertanyaan yang lebih besar adalah apakah pasar bisa menjadi on-chain tanpa menjadi sepenuhnya terbuka.
#dusk
@Dusk_Foundation
$DUSK
$GPS
$SNXXB