Kamis lalu, saya dan ibu saya pergi ke VPBank untuk menyetorkan 300 juta VND, dan kami sempat memilih tenor. Tetap itu sudah bisa diprediksi; fleksibel lebih mudah jika kami butuh uang nanti. Lalu ibu bertanya: “Apa kita bisa mengubahnya setelah menyetor?” Pertanyaan sederhana itu tiba-tiba mengingatkan saya pada @TermMaxFi.

Dengan Composable Base Yield, modal yang belum terpakai bisa tetap menghasilkan dari sumber seperti Morpho sambil menunggu peluang untuk suku bunga tetap. Saat pesanan dengan suku bunga tetap terisi, modal terkait dapat berpindah ke pinjaman dengan suku bunga tetap dan kemudian kembali lagi ke sumber base-yield. Jadi pemberi pinjaman tidak harus terus-menerus menarik dana, menyetor ulang, atau memindahkan modal yang sama secara manual. Satu kali setoran bisa ikut berpartisipasi dalam berbagai peluang imbal hasil saat kondisi pasar berubah.

Bagian yang menurut saya menarik dari #TermMax V2 adalah ini. Suku bunga tetap dan mengambang biasanya dipandang sebagai dua pilihan berbeda, tetapi TermMax mencoba membuat keduanya bekerja bersama dalam satu aliran modal. Gagasan besarnya bukan sekadar menawarkan pasar suku bunga tetap yang lain; melainkan menjadikan suku bunga tetap sebagai “keadaan” yang bisa dilalui modal, bukan silo tempat likuiditas terjebak. Ini terasa seperti arah yang jauh lebih menarik untuk DeFi berbasis suku bunga tetap.

@TermMax #TermMax $GPS $STAR $ACE