Jujur saja, aku sendiri nggak nyangka bisa sampai ke langkah hari ini!
Di tahun 2018, pada masa itu, Si Kecil hidupnya cukup menyedihkan.
Suatu malam, setelah minum sampai mabuk, seorang teman dekat mengobrol denganku tentang Bitcoin. Saat itu aku cuma menganggapnya seperti lelucon. Tapi setelah pulang, aku bolak-balik nggak bisa tidur, lalu jam tiga dini hari bangun dan mulai mencari informasi.
Begitu mencari, akhirnya sisa delapan puluh ribu yuan ku masukkan semuanya. Aku nggak bilang siapa pun, diam-diam masuk.
Beberapa bulan pertama naik, nilai di pembukuan kelihatan bagus. Aku juga nggak mabuk kemenangan, tetap kerja seperti biasa, lakukan hal-hal yang harus dikerjakan.$SOL
Kejadian yang benar-benar membuat berantakan terjadi belakangan. Ada seorang teman yang bilang kalau ada "proyek internal", lalu dia ngajak aku masuk ke sebuah grup. Aku kelelahan pikir, tanpa sadar mengikuti, dan memasukkan sebagian besar keuntungan di rekeningku.
Hasilnya apa? Pihak proyek langsung menguap, grupnya bubar, uangnya lenyap.
Itu kali pertama aku dipotong habis—dipotong sampai bersih. Duduk di lantai kamar sewaan, di kepalaku cuma satu kalimat: kenapa?
Tapi soal kenapa tetap kenapa, uang hilang ya hilang.
Sejak saat itu aku baru benar-benar serius. Aku meninjau ulang semua lubang yang pernah kubuat, lalu membuat beberapa aturan mati:
Pertama, modal harus dijaga. Setiap beli sebuah koin, begitu naik, ambil kembali modalnya dulu. Setelah itu, gunakan profit untuk terus berputar. Kalau rugi, akui saja, jangan berlama-lama bertarung.$TUT
Kedua, jangan sentuh hal yang tidak kamu pahami. Koin berlipat seratus, kabar internal, proyek yang sedang jadi tren—semuanya jangan dilihat. Aku pernah “mati” di proyek internal, jadi pelajarannya dapat satu kali saja.
Ketiga, soal cara membagi uang harus dipikirkan matang-matang. Lima puluh persen taruh di arus utama, tiga puluh persen taruh di aset yang punya potensi, satu puluh persen untuk spekulasi berisiko tinggi, dan sisakan satu bagian sebagai uang tunai. Di siklus bearish tahun 2022, penurunan terdalam bisa dikendalikan sekitar 15%, tidak sampai melukai inti.
Jujur saja, aku nggak pernah kepikiran bisa sampai di hari ini. Bukan karena bakat, tapi karena sudah kelewat banyak rugi, sudah cukup sakit, jadi akhirnya harus belajar ingat.
Kalau kamu masih sedang rugi, masih bingung, Si Kecil menunggumu untuk kembali ke barisan.#以色列空袭黎巴嫩击毙真主党指挥官
Di tahun 2018, pada masa itu, Si Kecil hidupnya cukup menyedihkan.
Suatu malam, setelah minum sampai mabuk, seorang teman dekat mengobrol denganku tentang Bitcoin. Saat itu aku cuma menganggapnya seperti lelucon. Tapi setelah pulang, aku bolak-balik nggak bisa tidur, lalu jam tiga dini hari bangun dan mulai mencari informasi.
Begitu mencari, akhirnya sisa delapan puluh ribu yuan ku masukkan semuanya. Aku nggak bilang siapa pun, diam-diam masuk.
Beberapa bulan pertama naik, nilai di pembukuan kelihatan bagus. Aku juga nggak mabuk kemenangan, tetap kerja seperti biasa, lakukan hal-hal yang harus dikerjakan.$SOL
Kejadian yang benar-benar membuat berantakan terjadi belakangan. Ada seorang teman yang bilang kalau ada "proyek internal", lalu dia ngajak aku masuk ke sebuah grup. Aku kelelahan pikir, tanpa sadar mengikuti, dan memasukkan sebagian besar keuntungan di rekeningku.
Hasilnya apa? Pihak proyek langsung menguap, grupnya bubar, uangnya lenyap.
Itu kali pertama aku dipotong habis—dipotong sampai bersih. Duduk di lantai kamar sewaan, di kepalaku cuma satu kalimat: kenapa?
Tapi soal kenapa tetap kenapa, uang hilang ya hilang.
Sejak saat itu aku baru benar-benar serius. Aku meninjau ulang semua lubang yang pernah kubuat, lalu membuat beberapa aturan mati:
Pertama, modal harus dijaga. Setiap beli sebuah koin, begitu naik, ambil kembali modalnya dulu. Setelah itu, gunakan profit untuk terus berputar. Kalau rugi, akui saja, jangan berlama-lama bertarung.$TUT
Kedua, jangan sentuh hal yang tidak kamu pahami. Koin berlipat seratus, kabar internal, proyek yang sedang jadi tren—semuanya jangan dilihat. Aku pernah “mati” di proyek internal, jadi pelajarannya dapat satu kali saja.
Ketiga, soal cara membagi uang harus dipikirkan matang-matang. Lima puluh persen taruh di arus utama, tiga puluh persen taruh di aset yang punya potensi, satu puluh persen untuk spekulasi berisiko tinggi, dan sisakan satu bagian sebagai uang tunai. Di siklus bearish tahun 2022, penurunan terdalam bisa dikendalikan sekitar 15%, tidak sampai melukai inti.
Jujur saja, aku nggak pernah kepikiran bisa sampai di hari ini. Bukan karena bakat, tapi karena sudah kelewat banyak rugi, sudah cukup sakit, jadi akhirnya harus belajar ingat.
Kalau kamu masih sedang rugi, masih bingung, Si Kecil menunggumu untuk kembali ke barisan.#以色列空袭黎巴嫩击毙真主党指挥官
