$ETH bongkar kurva suku bunga TermMax sampai habis—ternyata ia belum juga lepas dari ketergantungan pada subsidi
Dalam beberapa hari terakhir, saya fokus menjalankan pool pinjaman TermMax, memasangkan stablecoin per-batch ke berbagai tenor. Respons antarmuka dan pembaruan kuotasi tidak ada masalah, tapi kedalamannya bikin orang mengernyit. Likuiditas TermMax jelas lebih condong ke segmen pendek: order tujuh hari dan empat belas hari dipasang dengan padat, sedangkan setelah di atas sembilan puluh hari mulai menipis. Struktur ini ramah bagi arbitrageur, tapi tidak cukup mendukung kebutuhan pinjaman yang benar-benar riil.
Dari sisi parameter likuidasi, TermMax ternyata lebih konservatif dari perkiraan saya. Rasio jaminan ditahan lebih ketat; sebagian persyaratan margin aset bahkan lebih tinggi secara signifikan dibanding Aave v3. Kelebihannya adalah risiko kredit macet lebih rendah, tetapi biayanya adalah efisiensi modal dikorbankan. Bagi pengguna yang ingin memperbesar leverage, daya tarik TermMax langsung terdiskon. Pelepasan token TERM terkonsentrasi di beberapa pool utama; pool tail (ekor panjang) hampir tidak punya insentif tambahan.
Jika dibandingkan dan dilihat bersama Morpho, logika order book TermMax membuat penemuan suku bunga lebih langsung, tetapi saat kedalaman matching kurang, suku bunga eksekusi bisa menyimpang dari angka yang ditampilkan. Matching P2P Morpho lebih fleksibel pada aset tail, sedangkan TermMax lebih stabil pada aset standar. Masalahnya, TermMax belum memiliki cukup aset untuk menutup banyak pool; banyak pool yang order-nya jarang.
Saya kurang menyukai transparansi perhitungan subsidi. Reward TERM TermMax di tampilan antarmuka dibuat lebih disederhanakan; annualisasi aktual dipecah menjadi beberapa bagian kecil, sehingga pedagang eceran sulit menghitung pendapatan riil hanya dari pandangan pertama. Gas untuk operasi on-chain tidak rendah; bolak-balik untuk dana kecil jadi tidak efisien. Pada tahap ini, TermMax lebih cocok untuk frekuensi rendah dengan nilai besar.
Secara keseluruhan, fondasi produk TermMax tidak buruk: manajemen risiko menahan diri, dan pembagian berdasarkan tenor menghitung perbedaan. Tapi setelah subsidi menurun (step-down), tingkat retensi masih perlu diawasi. #termmax @TermMax
Dalam beberapa hari terakhir, saya fokus menjalankan pool pinjaman TermMax, memasangkan stablecoin per-batch ke berbagai tenor. Respons antarmuka dan pembaruan kuotasi tidak ada masalah, tapi kedalamannya bikin orang mengernyit. Likuiditas TermMax jelas lebih condong ke segmen pendek: order tujuh hari dan empat belas hari dipasang dengan padat, sedangkan setelah di atas sembilan puluh hari mulai menipis. Struktur ini ramah bagi arbitrageur, tapi tidak cukup mendukung kebutuhan pinjaman yang benar-benar riil.
Dari sisi parameter likuidasi, TermMax ternyata lebih konservatif dari perkiraan saya. Rasio jaminan ditahan lebih ketat; sebagian persyaratan margin aset bahkan lebih tinggi secara signifikan dibanding Aave v3. Kelebihannya adalah risiko kredit macet lebih rendah, tetapi biayanya adalah efisiensi modal dikorbankan. Bagi pengguna yang ingin memperbesar leverage, daya tarik TermMax langsung terdiskon. Pelepasan token TERM terkonsentrasi di beberapa pool utama; pool tail (ekor panjang) hampir tidak punya insentif tambahan.
Jika dibandingkan dan dilihat bersama Morpho, logika order book TermMax membuat penemuan suku bunga lebih langsung, tetapi saat kedalaman matching kurang, suku bunga eksekusi bisa menyimpang dari angka yang ditampilkan. Matching P2P Morpho lebih fleksibel pada aset tail, sedangkan TermMax lebih stabil pada aset standar. Masalahnya, TermMax belum memiliki cukup aset untuk menutup banyak pool; banyak pool yang order-nya jarang.
Saya kurang menyukai transparansi perhitungan subsidi. Reward TERM TermMax di tampilan antarmuka dibuat lebih disederhanakan; annualisasi aktual dipecah menjadi beberapa bagian kecil, sehingga pedagang eceran sulit menghitung pendapatan riil hanya dari pandangan pertama. Gas untuk operasi on-chain tidak rendah; bolak-balik untuk dana kecil jadi tidak efisien. Pada tahap ini, TermMax lebih cocok untuk frekuensi rendah dengan nilai besar.
Secara keseluruhan, fondasi produk TermMax tidak buruk: manajemen risiko menahan diri, dan pembagian berdasarkan tenor menghitung perbedaan. Tapi setelah subsidi menurun (step-down), tingkat retensi masih perlu diawasi. #termmax @TermMax