Baru saja saya membaca whitepaper milik @TermMax beberapa kali. Ada satu yang membahas mekanisme penetapan harga Range Order, dan satu lagi adalah whitepaper token TMX.
Setelah membacanya, saya punya kesan yang cukup kuat: ini mungkin adalah salah satu yang paling lengkap dalam hal desain mekanisme di jalur DeFi fixed rate.

Pertama, bagian yang paling menarik menurut saya
TermMax memecah setiap utang menjadi dua token: FT mewakili pokok, dan XT mewakili bunga.
1 FT + 1 XT = 1 token utang.
Pemberi pinjaman membeli FT dengan diskon; pada saat jatuh tempo, FT ditebus kembali pada nilai nominal—begitu masuk, tingkat bunga langsung terkunci.
Peminjam menerima XT, lalu langsung menjualnya untuk likuiditas; biaya pinjamannya juga ikut terkunci.

Hal yang benar-benar membuat saya menoleh dua kali adalah Range Order AMM-nya.
Terinspirasi dari ide concentrated liquidity ala Uniswap V3, pembuat pasar tidak menetapkan rentang harga, melainkan rentang target APR.
Dengan beberapa titik bidik, rasio tukar FT dan XT dibentuk menjadi kurva bertahap; kurva tersebut juga akan dihitung ulang secara proporsional berdasarkan waktu saat mendekati jatuh tempo.

Dalam pendapatan tetap, hal tersulit biasanya adalah penurunan (degradasi) suku bunga seiring waktu—ini justru dituliskan langsung ke dalam matematik AMM, bukan diserahkan pada perhitungan manual.

Kalau digali lebih dalam, kuncinya agar semuanya bisa “berputar” terletak pada kurator.
Saat ini yang mengelola pasar adalah tim seperti Keyrock dan Hardcoded Lab.
Mereka, dengan dukungan atomic orders, menyebarkan likuiditas ke beberapa order sekaligus.
Pinjaman yang tidak tersalurkan akan otomatis diinvestasikan ke Aave dan Morpho untuk tetap menghasilkan imbal hasil.
Secara teori, di dalam sistem tidak ada dana menganggur dengan imbal hasil nol.
Menurut saya, inilah cara untuk memroduktifkan kemampuan penetapan harga para market maker profesional.

Dari sisi data, TVL sudah menembus lebih dari 64 juta dolar AS, 830 ribu dompet terdaftar, dan lebih dari 20 kerja sama institusional.
Jaringan yang dideploy mencakup tujuh chain: Ethereum, BNB Chain, Arbitrum, dan lainnya.

Total pasokan $TMX sebanyak 1 miliar token, tetap dan tidak ada penerbitan tambahan.
Pada TGE awal, jumlah yang beredar sekitar 20%.
Setelah periode penguncian 12 bulan untuk tim dan investor, token akan diatribusikan secara linear selama 24 hingga 30 bulan.
Bagian ekosistem dialokasikan hingga 48 bulan; dipertaruhkan untuk memperoleh sTMX.
Imbal hasil dari treasury berasal dari biaya transaksi, biaya protokol pinjaman, dan biaya likuidasi—sehingga nilai token terhubung langsung dengan pendapatan nyata protokol.

Namun, kalau kita balik bertanya: setelah TGE, jika TVL tidak mampu mengikuti, kredit macet melampaui kontrol kurator, atau jika mekanisme ini dicopy persis oleh platform-platform besar—betapapun desainnya cermat, itu tetap hanya keunggulan di atas kertas.
Saran saya: bagi yang ingin ikut, mulailah dengan modal kecil untuk benar-benar menjalankan skenario FT dan XT, pahami dulu logika penguncian harga sebelum mempertimbangkan level token.
Mengatur ritme lebih pelan tentu tidak akan merugikan. #TermMax