#termmax @TermMax I dulu mengira tantangan terbesar dalam pinjaman DeFi hanyalah sekadar mendapatkan akses ke likuiditas.

Namun semakin saya melihat protokol berbasis fixed-rate (suku bunga tetap), semakin saya merasa ada masalah lain yang layak mendapat perhatian: mengetahui berapa sebenarnya biaya likuiditas itu dari waktu ke waktu.

Sebagian besar pinjaman DeFi secara tradisional dibangun di sekitar suku bunga variabel. Ketika kondisi pasar berubah, biaya pinjaman pun dapat ikut berubah. Hal itu dapat membuat perencanaan posisi menjadi lebih sulit, terutama jika strateginya bergantung pada horizon waktu tertentu.

Itulah yang membuat TermMax menarik bagi saya.

Alih-alih memperlakukan fixed rate sebagai sekadar fitur pinjaman lain, TermMax membangun pasarnya dengan model pinjam-meminjam dan meminjam dengan suku bunga serta jangka waktu tetap. Peminjam dapat mengunci tingkat bunga untuk jangka waktu yang ditentukan, sementara pemberi pinjaman dapat mengetahui imbal hasil yang mereka incar sejak awal.

Bagian teknisnya bahkan lebih menarik.

TermMax menggunakan Fixed-rate Tokens (FT) dan Yield Tokens (XT) untuk memisahkan komponen dari posisi utang. Ia juga menggunakan desain AMM khusus untuk pasar fixed-rate-nya, dengan kurator yang membantu mengelola penetapan harga serta parameter risiko.

Bagi saya, ini mengubah pertanyaannya.

Bukan sekadar apakah DeFi bisa menawarkan suku bunga pinjaman yang tetap. Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah pasar berbasis fixed-rate bisa menjadi cukup likuid dan saling terhubung (composable) sehingga menjadi infrastruktur yang berguna bagi ekosistem DeFi yang lebih luas.

TermMax juga memperluas diri di luar agunan kripto sederhana. Dokumentasinya mencantumkan aset termasuk token Pendle PT, aset liquid-staking, dan agunan terkait RWA. Itu membuat gagasan fixed-rate menjadi lebih menarik karena potensi kasus penggunaannya tidak terbatas pada satu jenis pengguna DeFi.

Dan di sinilah saya mulai melihat TMX secara berbeda.

Bagian yang menarik bukan hanya pasokan tokennya. Whitepaper TMX Maret 2026 mendeskripsikan TMX sebagai token utilitas dan tata kelola yang direncanakan, dengan pasokan maksimum tetap sebesar 1 miliar token. Ia juga menguraikan tata kelola, staking, dan insentif ekosistem sebagai fungsi kunci.

Namun saya tidak berpikir tokenomik saja bisa menceritakan keseluruhannya.