Dalam keuangan terdesentralisasi, saya terbiasa memaknai tombol “Tarik” secara harfiah: ajukan permohonan—dapatkan kembali aset saya.

Namun di brankas TermMax, saya menemukan nuansa yang sebaiknya diketahui bahkan sebelum menyetor dana.

Setelah aset disetor ke brankas, pengguna akan menerima unit dari brankas tersebut. Ketika ia ingin keluar, unit-unit ini akan ditebus, dan permohonan penarikan diproses sesuai urutan antrean.

Jadi, kemampuan untuk mengajukan penarikan ≠ jaminan bahwa dana akan diterima secara instan.

Misalnya, untuk penarikan dalam jumlah besar, kurator dapat terlebih dahulu menyesuaikan order yang masih terbuka atau menutup posisi untuk membebaskan likuiditas yang diperlukan.

Dan ada skenario yang bahkan kurang jelas.

Jika setelah tanggal penebusan mekanisme pengiriman fisik aktif dan likuiditas brankas tidak mencukupi, dokumentasi TermMax menjelaskan dua opsi: menunggu masuknya likuiditas, atau menebus unit brankas Anda dan menerima agunan yang dialihkan.

Dalam kasus kedua, aset yang diterima bisa jadi berbeda dengan aset yang disetor pada awalnya.

Bagi saya, ini mengubah pertanyaan saat hendak masuk ke brankas.

Saya tidak hanya akan melihat potensi pendapatan, tetapi juga bertanya: dari mana likuiditas akan didapat ketika saya ingin keluar?

@TermMax #TermMax