Apa yang paling penting untuk pinjaman dengan suku bunga tetap?
TermMax dapat menampilkan jumlah USDC sebesar $1,1M yang sama sebagai yang tersedia di tiga pasar berbeda pada waktu yang sama.
Sekilas, itu terdengar seperti $3,3M likuiditas yang tercipta dari $1,1M.
Namun itu tidak demikian.
Bagian yang menarik adalah bagaimana Atomic Orders mengubah arti sebenarnya dari “likuiditas yang tersedia”.
Dalam model V1, seorang kurator dengan $1,1M USDC harus membagi modal itu ke berbagai pasar—misalnya $250K ke satu pasangan, $600K ke pasangan lainnya, dan $250K ke pasangan ketiga. Jika permintaan muncul di pasar yang “salah”, sebagian pool bisa menganggur sementara pasar lain kekurangan kedalaman.
Desain Atomic Order TermMax membalik struktur itu.
Pool $1,1M yang sama bisa dikutip di beberapa pasar sekaligus. Namun modal hanya bisa diambil sekali. Jika seorang peminjam mengambil $500K dari satu pasar, likuiditas yang tersedia di pasar-pasar lain juga turun menjadi $600K.
Jadi protokol ini bukan melipatgandakan modal. Protokol ini memungkinkan satu pool menunggu permintaan di banyak tempat, lalu mengalokasikannya hanya ketika sebuah transaksi benar-benar terjadi.
Ini menyelesaikan masalah yang sangat spesifik dalam pinjaman berjangka tetap: likuiditas terpecah bukan hanya berdasarkan aset, tetapi juga oleh jaminan dan jatuh tempo. Mengalokasikan modal ke setiap kemungkinan pasar dapat membuat sebuah brankas besar terlihat dalam total, tetapi tetap dangkal tepat pada ukuran yang dibutuhkan peminjam.
Detail yang menurut saya paling penting juga yang paling mudah disalahpahami:
Likuiditas yang ditampilkan di ketiga pasar itu bersifat kondisional, bukan penjumlahan.
Melihat $1,1M di tiga pasar TIDAK berarti ada $3,3M di balik semuanya. Mereka bersaing untuk pool mendasar yang sama. Jadi likuiditas tingkat pasar tidak boleh sekadar dijumlahkan seolah setiap kutipan didanai secara independen.
Itulah yang membuat TermMax lebih menarik bagi saya daripada narasi sederhana “fixed APR”. Masalah yang lebih sulit adalah membuat likuiditas berjangka tetap cukup fleksibel untuk mengikuti permintaan tanpa mengizinkan modal yang sama digunakan dua kali.
Jika Atomic Orders dapat bekerja efisien dalam skala besar, hal itu bisa lebih berdampak untuk kedalaman pasar ber-suku bunga tetap daripada headline APY yang lain.
@TermMax #TermMax $PORTAL $GPS - $BTC
TermMax dapat menampilkan jumlah USDC sebesar $1,1M yang sama sebagai yang tersedia di tiga pasar berbeda pada waktu yang sama.
Sekilas, itu terdengar seperti $3,3M likuiditas yang tercipta dari $1,1M.
Namun itu tidak demikian.
Bagian yang menarik adalah bagaimana Atomic Orders mengubah arti sebenarnya dari “likuiditas yang tersedia”.
Dalam model V1, seorang kurator dengan $1,1M USDC harus membagi modal itu ke berbagai pasar—misalnya $250K ke satu pasangan, $600K ke pasangan lainnya, dan $250K ke pasangan ketiga. Jika permintaan muncul di pasar yang “salah”, sebagian pool bisa menganggur sementara pasar lain kekurangan kedalaman.
Desain Atomic Order TermMax membalik struktur itu.
Pool $1,1M yang sama bisa dikutip di beberapa pasar sekaligus. Namun modal hanya bisa diambil sekali. Jika seorang peminjam mengambil $500K dari satu pasar, likuiditas yang tersedia di pasar-pasar lain juga turun menjadi $600K.
Jadi protokol ini bukan melipatgandakan modal. Protokol ini memungkinkan satu pool menunggu permintaan di banyak tempat, lalu mengalokasikannya hanya ketika sebuah transaksi benar-benar terjadi.
Ini menyelesaikan masalah yang sangat spesifik dalam pinjaman berjangka tetap: likuiditas terpecah bukan hanya berdasarkan aset, tetapi juga oleh jaminan dan jatuh tempo. Mengalokasikan modal ke setiap kemungkinan pasar dapat membuat sebuah brankas besar terlihat dalam total, tetapi tetap dangkal tepat pada ukuran yang dibutuhkan peminjam.
Detail yang menurut saya paling penting juga yang paling mudah disalahpahami:
Likuiditas yang ditampilkan di ketiga pasar itu bersifat kondisional, bukan penjumlahan.
Melihat $1,1M di tiga pasar TIDAK berarti ada $3,3M di balik semuanya. Mereka bersaing untuk pool mendasar yang sama. Jadi likuiditas tingkat pasar tidak boleh sekadar dijumlahkan seolah setiap kutipan didanai secara independen.
Itulah yang membuat TermMax lebih menarik bagi saya daripada narasi sederhana “fixed APR”. Masalah yang lebih sulit adalah membuat likuiditas berjangka tetap cukup fleksibel untuk mengikuti permintaan tanpa mengizinkan modal yang sama digunakan dua kali.
Jika Atomic Orders dapat bekerja efisien dalam skala besar, hal itu bisa lebih berdampak untuk kedalaman pasar ber-suku bunga tetap daripada headline APY yang lain.
@TermMax #TermMax $PORTAL $GPS - $BTC