Jangan bahas orang Jiu Yè itu lagi. Aku juga tidak mengenalnya; cuma tersentuh oleh perasaan, teringat saat-saat dulu menahan beban seperti latihan elang, Bit Emperor, dan Ban Mu Xia. Saat terjadi penarikan kembali, seluruh internet langsung mengejar dan menyemprot—karena menjatuhkan orang saat mereka sudah terpuruk itu memang sifat manusia. Ada juga rasa iri, dengki, dan benci. Nampak datar, tidak percaya; di bagian bawah meremehkan; volume naik justru ragu-ragu; baru berakhir percaya. Pola ini tidak hanya cocok untuk kripto, tapi juga cocok untuk seorang trader yang hebat. Coba lihat saja Jiu Yè itu: sebelum mencapai 20x, tidak ada yang meniru; setelah mencapai 20x, para investor ritel seperti orang gila, main habis-habisan mengejarnya. Di bagian bawah, bergerak datar, di posisi tinggi, … siklus tanpa akhir.
Begitulah manusia: kamu melakukan 99 hal baik, orang menganggap itu wajar. Begitu kamu melakukan 1 hal yang tidak baik saja, 99 hal sebelumnya bisa langsung runtuh. Tidak ada yang ingat kamu pernah menariknya ke atas; yang diingat cuma momen ketika kamu tidak membantunya.
Jadi, trader yang matang jangan terlalu peduli dengan bagaimana orang menilai. Trader jangka pendek dari dulu tidak ingat budi, yang mereka ingat adalah kesalahan. Bitcoin sudah naik berkali-kali lipat hingga jutaan kali; sekarang tinggal turun 10%, tetap saja ada segudang orang yang mengutuk. Trading bukan sesuatu yang cocok untuk semua orang.
Begitulah manusia: kamu melakukan 99 hal baik, orang menganggap itu wajar. Begitu kamu melakukan 1 hal yang tidak baik saja, 99 hal sebelumnya bisa langsung runtuh. Tidak ada yang ingat kamu pernah menariknya ke atas; yang diingat cuma momen ketika kamu tidak membantunya.
Jadi, trader yang matang jangan terlalu peduli dengan bagaimana orang menilai. Trader jangka pendek dari dulu tidak ingat budi, yang mereka ingat adalah kesalahan. Bitcoin sudah naik berkali-kali lipat hingga jutaan kali; sekarang tinggal turun 10%, tetap saja ada segudang orang yang mengutuk. Trading bukan sesuatu yang cocok untuk semua orang.