Maksudnya: perusahaan ini sama sekali tidak seperti perusahaan publik biasa—rasanya seperti setengah ekosistem teknologi duduk di meja yang sama, semuanya kompak bertaruh pada ruang angkasa, satelit, dan AI.
Pertama, lihat inti terpenting dari Musk.
Keterbukaan terbaru menunjukkan bahwa Musk memiliki sekitar 6,42 miliar saham SPCX, dengan persentase kepemilikan ekonomi sekitar 48,4%. Dalam dokumen IPO juga tertera, karena SpaceX menggunakan struktur kepemilikan saham ganda, saham Kelas A memiliki 1 suara per saham, sedangkan saham Kelas B memiliki 10 suara per saham; sehingga setelah IPO selesai, hak suara gabungan Musk mencapai 84,4%.
Dengan kata lain, yang kita beli di pasar adalah kepentingan ekonomi SpaceX, tetapi ke mana perusahaan ini benar-benar terbang, setirnya tetap dipegang erat oleh Musk.
Lalu ada beberapa pemegang saham yang cukup menarik.
Alphabet mengungkap kepemilikan sekitar 551 juta saham SPCX; per akhir Juni nilainya sekitar 94,1 miliar dolar, setara dengan sekitar 6% saham SpaceX. Yang lebih mengejutkan, investasi awal Alphabet saat itu hanya sekitar 900 juta dolar; kini nilai tercatatnya sudah berlipat sekitar 100 kali.
Nvidia juga mengungkap kepemilikan sekitar 122,8 juta saham; pada saat itu nilainya sekitar 21 miliar dolar. Namun, bagian kepemilikan ini terutama berasal dari investasi sebelumnya pada xAI, tidak berarti Nvidia baru-baru ini secara langsung masuk dengan dana 21 miliar dolar untuk mengejar SPCX.
Selain itu, dana dari Universitas Harvard juga mengungkap kepemilikan SpaceX senilai sekitar 2,2 miliar dolar.
Sekilas saja, Musk, Alphabet, Nvidia, dana universitas, dan sekelompok institusi semuanya ada di sana.
Memang sangat mudah membuat orang terpancing euforia.
Tapi poin yang paling perlu diperhatikan di sini adalah: yang diungkap adalah snapshot kepemilikan per 30 Juni, bukan bahwa lembaga-lembaga ini baru saja membeli di sekitar 140 dolar kemarin.
Sebagian saham berasal dari investasi private placement dari sepuluh tahun lalu, sebagian lagi dari akuisisi atau pertukaran saham yang melibatkan xAI; biayanya mungkin bisa sangat rendah. Selain itu, ada pula bagian yang dibatasi oleh periode lock-up, sehingga tidak bisa dijual kapan saja.
Jadi, tidak bisa melihat “Nvidia memegang 21 miliar dolar”, lalu otomatis menyimpulkan bahwa Nvidia dengan yakin optimistis (bullish) pada harga saat ini.
Biaya para pemegang dana besar, periode kepemilikan, dan keuntungan strategis sama sekali bukan hal yang sama dengan investor biasa.
SPCX ditutup pada 140 dolar, baru saja kembali berdiri di atas harga IPO 135 dolar, namun masih jauh dari rekor tertinggi historis di sekitar 225 dolar. Pada awal Agustus, sempat juga turun menembus 105 dolar; dalam waktu singkat setengah bulan, sentimen pasar sudah berbalik dari “gelembung IPO pecah” kembali ke “institusi berebut mengakumulasi”.
Yang paling menarik dari saham ini adalah, alur ceritanya berganti lebih cepat daripada roket.
Selain itu, walaupun struktur kepemilikannya mewah, masalah ketersediaan saham di pasar belum sepenuhnya selesai. Saat pembebasan pertama di awal Agustus, lebih dari 900 juta saham mendapat kualifikasi untuk dijual, sehingga pasokan di pasar hampir berlipat dua. Perlu ditekankan bahwa pembebasan hanya berarti boleh dijual, bukan berarti sudah dijual; namun pasar pasti akan mengantisipasi potensi tekanan jual lebih awal.
Jadi setelah saya melihat struktur kepemilikan ini, perasaan saya justru cukup kontradiktif.
Di satu sisi, SPCX memang bukan saham yang hanya bisa diceritakan oleh para retail. Alphabet, Nvidia, dan institusi jangka panjang bersedia menempatkan uang sungguhan, yang menunjukkan bahwa SpaceX bukan lagi sekadar perusahaan roket, melainkan tiket jangka panjang yang menghubungkan internet satelit, komputasi AI, pesanan pertahanan, dan infrastruktur ruang angkasa.
Namun di sisi lain, daftar pemegang saham yang mewah juga tidak otomatis membuat valuasi, kerugian, belanja modal, dan tekanan menjelang pelunasan/pelepasan (unlock) hilang begitu saja.
Institusi bisa menyebut penurunan 50% sekali saja sebagai “alokasi strategi jangka panjang”.
Orang biasa melihat akun turun 50%, malamnya mungkin bahkan tidak bisa tidur nyenyak.
Komposisi pemegang saham SPCX memang benar-benar mewah.
Tapi yang benar-benar perlu diperhatikan bukan siapa yang duduk di meja permainan, melainkan berapa biaya (cost) mereka, berapa lama mereka tidak bisa menjual, dan apakah mereka sendiri sanggup menahan volatilitas meja itu.
Kepemilikan para petinggi bisa meningkatkan kepercayaan.
Tapi tidak bisa menggantikan siapa pun menanggung penurunan tersebut.#SpaceX股价涨至140美元 $SPCX
