Saya awalnya berpikir infrastruktur bersama akan menjadi bagian yang paling mudah.
Satukan semua orang dalam jaringan yang sama, sepakati aturan dasar, dan sisanya akan berjalan dengan sendirinya.
Lalu saya mulai memikirkan apa yang sebenarnya terjadi ketika institusi nyata menggunakannya.
Di sanalah semuanya jadi rumit.
Hal yang terus kembali kepada saya adalah soal waktu.
Siapa yang melapor lebih dulu?
Berapa lama jeda antara sebuah transaksi terjadi dan semua orang melihatnya?
Dan jika melibatkan posisi besar, apakah pengungkapan instan memudahkan pihak lain untuk mengambil posisi yang berlawanan?
Pertanyaan-pertanyaan itu terdengar teknis pada awalnya.
Tapi sebenarnya itu tentang perilaku.
Satu institusi mungkin ingin semua hal terlihat segera. Institusi lain mungkin ingin sedikit ruang bernapas.
Jaringan bisa menyediakan jalurnya, tetapi tidak bisa membuat semua orang merasa nyaman dengan tingkat pengungkapan yang sama.
Itu harus dinegosiasikan.
Dan jujur saja, saya pikir itu lebih sulit daripada penyelesaian itu sendiri.
Finalitas bisa direkayasa.
Kepercayaan antar partisipan adalah cerita yang berbeda.
Itulah salah satu alasan pendekatan Dusk menarik perhatian saya.
Alih-alih memaksa setiap transaksi masuk ke model visibilitas yang sama, Dusk memisahkan use case.
Moonlight menangani arus yang transparan.
Phoenix menangani transfer yang bersifat rahasia.
Dan selective disclosure memberi pihak yang berwenang akses ke apa yang benar-benar mereka butuhkan.
Semakin saya melihatnya, semakin saya berpikir ini bukan sekadar tentang privasi.
Ini tentang memberi institusi lebih banyak kendali atas apa yang bisa dibuktikan, kapan ia dibuktikan, dan siapa yang boleh melihatnya.
Karena adopsi bukan hanya soal berapa banyak institusi yang bergabung.
Ini juga tentang apa yang terjadi ketika mereka berbeda pendapat mengenai aturan.
Menurut Anda, seberapa banyak pengungkapan yang akan dapat diterima institusi setelah modal nyata mulai bergerak melalui jaringan seperti Dusk?
#dusk $DUSK @Dusk
$PORTAL
$BTW
Satukan semua orang dalam jaringan yang sama, sepakati aturan dasar, dan sisanya akan berjalan dengan sendirinya.
Lalu saya mulai memikirkan apa yang sebenarnya terjadi ketika institusi nyata menggunakannya.
Di sanalah semuanya jadi rumit.
Hal yang terus kembali kepada saya adalah soal waktu.
Siapa yang melapor lebih dulu?
Berapa lama jeda antara sebuah transaksi terjadi dan semua orang melihatnya?
Dan jika melibatkan posisi besar, apakah pengungkapan instan memudahkan pihak lain untuk mengambil posisi yang berlawanan?
Pertanyaan-pertanyaan itu terdengar teknis pada awalnya.
Tapi sebenarnya itu tentang perilaku.
Satu institusi mungkin ingin semua hal terlihat segera. Institusi lain mungkin ingin sedikit ruang bernapas.
Jaringan bisa menyediakan jalurnya, tetapi tidak bisa membuat semua orang merasa nyaman dengan tingkat pengungkapan yang sama.
Itu harus dinegosiasikan.
Dan jujur saja, saya pikir itu lebih sulit daripada penyelesaian itu sendiri.
Finalitas bisa direkayasa.
Kepercayaan antar partisipan adalah cerita yang berbeda.
Itulah salah satu alasan pendekatan Dusk menarik perhatian saya.
Alih-alih memaksa setiap transaksi masuk ke model visibilitas yang sama, Dusk memisahkan use case.
Moonlight menangani arus yang transparan.
Phoenix menangani transfer yang bersifat rahasia.
Dan selective disclosure memberi pihak yang berwenang akses ke apa yang benar-benar mereka butuhkan.
Semakin saya melihatnya, semakin saya berpikir ini bukan sekadar tentang privasi.
Ini tentang memberi institusi lebih banyak kendali atas apa yang bisa dibuktikan, kapan ia dibuktikan, dan siapa yang boleh melihatnya.
Karena adopsi bukan hanya soal berapa banyak institusi yang bergabung.
Ini juga tentang apa yang terjadi ketika mereka berbeda pendapat mengenai aturan.
Menurut Anda, seberapa banyak pengungkapan yang akan dapat diterima institusi setelah modal nyata mulai bergerak melalui jaringan seperti Dusk?
#dusk $DUSK @Dusk
$PORTAL
$BTW