@CZ Saya menyarankan peluncuran standar “Address Retirement” agar sebuah alamat dapat secara aktif menyatakan “tidak lagi digunakan”.
Transparansi blockchain menyebabkan setiap tindakan menjadi terlalu ditafsirkan, terutama alamat tokoh publik. Anda tidak bisa benar-benar “menonaktifkan” sebuah alamat, karena alamat tersebut selamanya ada di dalam rantai (on-chain). Siapa pun masih bisa terus mengirim koin ke alamat itu dan mengamatinya.
Saran ini dapat mendorong standar industri: Address Retirement Protocol
Pengguna dapat melalui dompet menandatangani sebuah pesan di rantai (on-chain) untuk menyatakan bahwa alamat tersebut “telah pensiun/retired”.
· Dompet, penjelajah blockchain, dan platform data dapat mengenali pernyataan ini, lalu menandai alamat sebagai “Retired”.
· Setelah itu, setiap pemasukan atau pengeluaran ke alamat tersebut akan otomatis diberi label sebagai “non-tindakan aktif” atau “tidak perlu ditafsirkan”.
· Bahkan dapat dirancang sebuah usulan EIP atau BEP agar status “alamat telah pensiun” menjadi kondisi yang dapat diverifikasi di rantai.
Ini lebih jelas dibanding sekadar memperlakukan alamat sebagai burn address. Komunitas dan berbagai alat dapat dengan jelas mengetahui: alamat ini sudah tidak lagi mewakili niat aktif seseorang, sehingga mengurangi penafsiran berlebihan.