Bagaimana meningkatkan peluang menang dan rasio untung-rugi Anda hanya perlu satu tindakan: gunakan level stop-loss yang Anda tetapkan untuk melakukan posisi pembukaan.
Misalnya, Anda bisa membuka posisi kecil berdasarkan perasaan Anda (kira-kira ukuran yang sedikit lebih besar dari “biji wijen”, hanya untuk mencari titik pembukaan). Itu harus benar-benar sesuai dengan pikiran Anda, operasi yang normal. Lakukan normal saja pengaturan stop-loss dan take-profit. Misalnya Anda sedang melihat harga akan turun (bearish), maka setelah itu Anda tunggu: tunggu sampai posisi Anda menghasilkan keuntungan, saat sudah mendekati level take-profit Anda, Anda close position untuk keluar dengan profit. Jika pasar tidak bergerak sesuai prediksi Anda untuk turun, melainkan justru menuju stop-loss Anda, maka Anda bisa membuka posisi dengan ukuran sedikit lebih besar di level stop-loss tersebut.
Lebih lanjut, cara lain adalah: misalnya Anda tadinya ingin membuka posisi buy, dan level stop-loss sudah Anda set, misalnya 60.000. Maka Anda bisa membaliknya: saat itu buka sell, dan level take-profit Anda set ke posisi 60.000 yang semula ingin Anda pasang. Lalu ketika sudah mencapai 60.000, baru buka posisi buy lagi.
Metode seperti ini: sebagian besar orang melakukan trading itu rugi, 99% rugi; Anda juga termasuk dalam 99% itu. Lawan Anda, pihak dealer (market maker), adalah yang 1% yang menjalankan dengan benar. Sedangkan operasi yang dibalik ini langsung memasukkan Anda ke kubu lawan/dealer tersebut. Ini adalah tindakan yang pasif melawan naluri (anti-nature), yaitu mengeksekusi sesuatu yang tidak sesuai kebiasaan naluriah.
Hanya operasi yang melawan naluri yang bisa menghasilkan uang, dan Anda akan menjadi 1% itu.
Saya sendiri biasanya tidak bermain kontrak; saya menggunakan metode ini untuk beberapa swing, dan hasil verifikasinya menunjukkan bahwa ini dapat meningkatkan peluang menang.
Misalnya, Anda bisa membuka posisi kecil berdasarkan perasaan Anda (kira-kira ukuran yang sedikit lebih besar dari “biji wijen”, hanya untuk mencari titik pembukaan). Itu harus benar-benar sesuai dengan pikiran Anda, operasi yang normal. Lakukan normal saja pengaturan stop-loss dan take-profit. Misalnya Anda sedang melihat harga akan turun (bearish), maka setelah itu Anda tunggu: tunggu sampai posisi Anda menghasilkan keuntungan, saat sudah mendekati level take-profit Anda, Anda close position untuk keluar dengan profit. Jika pasar tidak bergerak sesuai prediksi Anda untuk turun, melainkan justru menuju stop-loss Anda, maka Anda bisa membuka posisi dengan ukuran sedikit lebih besar di level stop-loss tersebut.
Lebih lanjut, cara lain adalah: misalnya Anda tadinya ingin membuka posisi buy, dan level stop-loss sudah Anda set, misalnya 60.000. Maka Anda bisa membaliknya: saat itu buka sell, dan level take-profit Anda set ke posisi 60.000 yang semula ingin Anda pasang. Lalu ketika sudah mencapai 60.000, baru buka posisi buy lagi.
Metode seperti ini: sebagian besar orang melakukan trading itu rugi, 99% rugi; Anda juga termasuk dalam 99% itu. Lawan Anda, pihak dealer (market maker), adalah yang 1% yang menjalankan dengan benar. Sedangkan operasi yang dibalik ini langsung memasukkan Anda ke kubu lawan/dealer tersebut. Ini adalah tindakan yang pasif melawan naluri (anti-nature), yaitu mengeksekusi sesuatu yang tidak sesuai kebiasaan naluriah.
Hanya operasi yang melawan naluri yang bisa menghasilkan uang, dan Anda akan menjadi 1% itu.
Saya sendiri biasanya tidak bermain kontrak; saya menggunakan metode ini untuk beberapa swing, dan hasil verifikasinya menunjukkan bahwa ini dapat meningkatkan peluang menang.