Menurut Jin10, Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pada 16 Agustus bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani Iran dan Amerika Serikat dua bulan lalu untuk mengakhiri konflik dicapai berdasarkan “menjaga martabat dan menunjukkan kekuatan”, serta bahwa Iran “tidak menyerah kepada musuh”. Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Teheran pada pertemuan para kepala sektor pendidikan nasional Iran, menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web presiden Iran. Pezeshkian mengatakan bahwa nota kesepahaman tersebut disusun setelah pertimbangan yang saksama dan diskusi mendalam oleh para ahli. Media Iran melaporkan bahwa pada malam 15 Agustus, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan kepada para wartawan dalam sebuah acara bahwa nota kesepahaman Iran-AS adalah dokumen yang membawa kehormatan bagi negara dan mengonsolidasikan kemenangan diplomatik Iran.
