#dusk $DUSK @Dusk

Saya dulu pernah berpikir bahwa blockchain yang benar-benar transparan adalah sebuah kelebihan, sampai saya membayangkan bahwa seorang market maker harus mengungkapkan semua order pembelian dan penjualan, atau sebuah dana yang harus memperlihatkan seluruh portofolionya setelah setiap kali settlement. Tidak ada institusi keuangan yang akan menerima pengoperasian seperti itu. Inilah batas yang ingin diatasi Dusk: bukan memandang privasi berlawanan dengan transparansi, melainkan sebagai syarat agar kepatuhan (compliance) dan efisiensi dapat sama-sama hidup berdampingan. Dusk menggunakan Zero-Knowledge Compliance agar para peserta dapat membuktikan bahwa mereka memenuhi ketentuan regulasi seperti AML atau KYC tanpa harus membuka data pribadi atau transaksi. Smart contract privat memungkinkan perusahaan menerbitkan sekuritas, memproses transaksi, dan mengelola tindakan perusahaan, sementara otoritas pengatur tetap bisa melakukan audit ketika diperlukan. Selective transparency agar setiap pihak dapat menentukan sendiri siapa yang boleh melihat apa. Yang menarik, arah ini cukup dekat dengan semangat GDPR di Eropa, di mana privasi data bukanlah pilihan. Pertanyaannya: apakah privasi adalah prasyarat wajib agar keuangan yang diatur benar-benar berpindah ke onchain, bukan sekadar fitur tambahan?