Saya dulu mengira bagian tersulit dalam membawa RWA ke onchain adalah menciptakan token.

Namun, saat menelusuri Dusk Trade, saya melihat kata “neobroker.” Itu mengubah pertanyaan yang sedang saya ajukan.

Obligasi ter-tokenisasi memang bisa ada di onchain, tetapi itu tidak otomatis menciptakan pasar keuangan yang berfungsi.

Siapa yang benar-benar bisa memperdagangkannya? Siapa yang memilikinya? Di mana penyelesaiannya terjadi? Dan bagaimana proses-proses tersebut masuk ke dalam pasar yang teregulasi?

Saat itulah model Dusk Trade mulai terasa lebih masuk akal bagi saya.

Model ini dibangun di DuskEVM untuk aset ter-tokenisasi seperti MMF, ETF, dan obligasi, tetapi Dusk menyebutnya sebagai neobroker yang dimaksudkan untuk beroperasi sebagai MTF dan platform investasi yang teregulasi sesuai peraturan UE yang berlaku.

Sebelumnya, saya belum benar-benar memikirkan tokenisasi dengan cara seperti ini. Token hanyalah satu bagian dari perjalanan. Kepemilikan, perdagangan, dan penyelesaian transaksi tetap harus bisa berjalan di sekitarnya.

Mungkin tokenisasi hanyalah langkah pertama.

Pertanyaan yang terus saya pikirkan adalah apakah peluang yang lebih besar bukan sekadar menempatkan aset keuangan di onchain, melainkan membuat pasar di sekitar aset-aset tersebut juga dapat bekerja di sana.

Saya masih menunggu untuk melihat bagaimana ini diterapkan dalam praktik.

Untuk RWA, mana yang lebih penting: tokenisasi itu sendiri, atau apa yang terjadi setelah penerbitan?

@Dusk $DUSK #dusk