Trezor Kembali Bocorkan Data, 14.000 Nama, Nomor Telepon, dan Alamat Pengguna Bocor Semua.
Kali ini bukan peretas yang membobol Trezor itu sendiri, melainkan vendor logistik ShipMonk yang disusupi lewat SQL injection hingga tembus. Peretas mendapatkan data pesanan, bukan kunci privat. Namun masalahnya justru ada di sini—“Koinmu aman, tapi siapa kamu dan kamu tinggal di mana, semua orang di internet tahu.”
Merek dompet yang tercetak di label pengiriman membuat penerima secara terang-terangan menjadi pengumuman publik: “Saya pemegang koin.” Ditambah nama, nomor telepon, dan alamat, tingkat ketepatannya cukup untuk membuat email phishing, panggilan penipuan, bahkan perampokan dari rumah terasa sangat meyakinkan.
Yang paling menyakitkan, ini adalah insiden keamanan kedua untuk dompet perangkat keras dalam waktu dua minggu. Pada 30 Juli, Coldcard terkena bug sehingga lebih dari 100 juta dolar AS dicuri. Dompet perangkat keras selama ini dipromosikan sebagai “benar-benar aman”, namun sekarang terlihat—ia hanya melindungi kunci privatmu, tidak melindungi dirimu sebagai orang.
Data Chainalysis menunjukkan, tahun ini sudah terjadi 46 serangan kekerasan yang ditujukan kepada pemegang koin, dan penculikan merupakan lebih dari separuhnya. Ini bukan menakut-nakuti.
Trezor mengatakan pada bulan September akan menerapkan pengiriman anonim di Uni Eropa—tapi sebelum ganti rugi, 14.000 orang sudah terlanjur terekspos.
Dompet dingin tetap dingin, tapi tak bisa lebih dingin daripada risiko di dunia nyata. Saat membeli dompet perangkat keras, pikirkan dulu bagaimana caranya agar orang lain tidak tahu kamu membelinya.