Jual cepat malah ketinggalan, rugi 17 juta dolar AS, lalu mengejar harga saat sudah tinggi! Alamat on-chain ini membuat FOMO jadi ekstrem

Menurut pemantauan analis on-chain, sebelum dua hari terjadi lonjakan besar MarsCoin, sebuah alamat menjual habis 5,12 juta token dengan harga sekitar $0.00006885. Saat itu, langsung mengalami kerugian sekitar $4533; jika dihitung berdasarkan harga setelah lonjakan, nilai kepemilikan yang dijual tersebut mencapai 171.000 dolar AS.

Setelah itu, alamat tersebut menyesal dan malah mengejar harga dengan membeli MarsCoin senilai sekitar $2308. Memang sempat muncul floating profit yang tipis di akun, tetapi jika ditotal dengan kerugian pemotongan sebelumnya, secara keseluruhan tetap belum balik modal.

Rasa sakit karena melewatkan kenaikan besar—"ketinggalan kereta"—jauh lebih menyakitkan dibanding sekadar rasa sakit karena rugi. Saat melihat token yang dijual ternyata melonjak puluhan hingga ratusan kali lipat, trader yang pikirannya sudah terdistorsi sangat mudah kehilangan kendali. Mereka kemudian mengejar harga di level tinggi secara paksa, saat dukungan teknikal dan likuiditas tidak memadai, dengan harapan bisa mengambil kembali "profit yang seharusnya menjadi milik mereka".

Dalam trading on-chain, yang paling dihindari adalah transaksi yang digerakkan oleh emosi. Sudah terlanjur jual cepat atau cut loss, berarti sudah terlewat; memaksa mengejar setelah lonjakan biasanya justru mengubah kerugian yang sudah terjadi menjadi awal dari luka kedua. Mengatur ukuran posisi dan menjaga mental jauh lebih penting daripada mencoba menutupi secara membabi buta.$MarsCoin